
COVID-19 Kembali Menggila di Tiongkok! Kasus Melonjak 6 Kali Lipat dalam Sebulan

20 Agustus 2026
Di tengah meningkatnya berbagai tekanan ekonomi dan ketidakpastian geopolitik global, Tiongkok kini kembali menghadapi persoalan kesehatan masyarakat yang mendapat perhatian luas. Jumlah kasus COVID-19 yang dilaporkan secara resmi melonjak tajam sepanjang Juli 2026, meskipun otoritas kesehatan menegaskan bahwa gelombang terbaru tersebut belum menunjukkan peningkatan tingkat keparahan penyakit ataupun menyebabkan tekanan besar terhadap sistem pelayanan kesehatan.
Data terbaru yang disampaikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok atau China CDC pada Kamis, 13 Agustus 2026, menunjukkan bahwa selama periode 1 hingga 31 Juli 2026, Tiongkok mencatat sekitar 522.000 kasus COVID-19 terkonfirmasi. Angka tersebut meningkat sangat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada Juni 2026, jumlah kasus terkonfirmasi yang dilaporkan secara nasional hanya sekitar 79.000 kasus. Dengan demikian, hanya dalam waktu satu bulan, jumlah kasus yang tercatat meningkat sekitar 6,6 kali lipat. Data resmi China CDC untuk Juni juga mencatat 130 kasus berat dan satu kematian terkait COVID-19 pada bulan tersebut.
Kenaikan dari 79.000 menjadi 522.000 kasus tentu terlihat sangat besar apabila hanya dilihat dari angka mentah. Namun, otoritas kesehatan Tiongkok meminta masyarakat tidak langsung menyamakan lonjakan jumlah kasus tersebut dengan kembalinya situasi darurat kesehatan seperti yang pernah terjadi pada fase awal pandemi.
Dari sekitar 522.000 kasus yang dilaporkan sepanjang Juli, sebanyak 487 pasien dikategorikan sebagai kasus berat, sedangkan satu kematian terkait COVID-19 dilaporkan selama periode tersebut. Dengan kata lain, peningkatan jumlah infeksi tidak diikuti kenaikan kasus berat dan kematian dalam proporsi yang sama besarnya.
#covid19
#wabah
#tiongkok
