
GILA! Hampir 800 Drone Ukraina Serbu Rusia dalam Semalam, 600 Lebih Mengarah ke Moskow!

19 Agustus 2026
Perang Rusia-Ukraina kembali memasuki fase serangan udara yang semakin intensif. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, Ukraina melancarkan salah satu serangan drone terbesar terhadap wilayah Rusia sejak perang skala penuh dimulai pada Februari 2022. Hampir 800 pesawat nirawak dilaporkan dikerahkan dalam satu malam, dengan sebagian besar diarahkan ke Moskow dan wilayah sekitarnya.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan 791 drone Ukraina. Lebih dari 600 drone disebut diarahkan ke kawasan Moskow, menjadikan serangan tersebut sebagai salah satu gelombang serangan udara paling masif yang pernah dihadapi ibu kota Rusia selama perang berlangsung.
Besarnya jumlah drone menunjukkan perubahan penting dalam pola operasi Ukraina. Kyiv kini semakin mengandalkan serangan dalam jumlah besar untuk menekan pertahanan udara Rusia sekaligus membawa dampak perang semakin jauh dari garis depan.
Serangan pada 18 Agustus juga bukan peristiwa yang berdiri sendiri. Hanya beberapa hari sebelumnya, Ukraina telah melancarkan serangan udara besar lainnya ke berbagai wilayah Rusia. Intensitas serangan yang berlangsung berdekatan memperlihatkan kemampuan Kyiv untuk mengerahkan drone dalam jumlah sangat besar secara berulang.
Di Oblast Moskow, kebakaran kembali dilaporkan terjadi di sebuah kawasan industri. Sebuah gudang yang berkaitan dengan salah satu perusahaan perdagangan daring terbesar Rusia dilaporkan terbakar. Insiden semacam ini menjadi perhatian karena fasilitas logistik dan industri Rusia semakin sering berada dalam jangkauan operasi drone Ukraina.
#ukraina
#rusia
#perang
Ringkasan Video
Dibuat oleh AIOn August 18, 2026, Ukraine launched one of its largest drone attacks on Russia, deploying nearly 800 drones targeting Moscow and surrounding areas. This escalation highlights a shift toward long-range warfare, supported by British drone technology and significant military aid, while Russia continues its own strikes on Ukrainian territory, intensifying the conflict's geopolitical tension.
