
MENGEJUTKAN! Houthi Lancarkan Serangan Baru, Trump Ungkap Iran Sedang Kehabisan Uang

10 Agustus 20265
Situasi keamanan di Timur Tengah kembali memasuki fase yang sangat sensitif. Ketika upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung, kelompok Houthi di Yaman kembali melancarkan serangan besar terhadap kota pelabuhan strategis Mocha di pesisir Laut Merah.
Serangan tersebut terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026, dan perkembangan terbarunya terus menjadi perhatian pada Senin, 10 Agustus 2026. Insiden ini semakin meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik yang melibatkan Iran dan kelompok-kelompok sekutunya masih berpotensi meluas di kawasan.
Menurut laporan Reuters, serangan Houthi terhadap Mocha menewaskan sedikitnya tujuh orang, terdiri atas empat personel militer dan tiga warga sipil. Sedikitnya 30 orang lainnya dilaporkan terluka. Militer Yaman juga menyatakan bahwa sistem pertahanan udara berhasil mencegat dan menjatuhkan 11 pesawat nirawak Houthi yang terlibat dalam operasi tersebut.
Rekaman yang disiarkan stasiun televisi Al-Masirah, media yang berafiliasi dengan Houthi, memperlihatkan peluncuran sejumlah rudal balistik dan pengerahan pesawat nirawak dalam operasi tersebut.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan sasaran operasi mencakup lokasi konsentrasi pasukan Arab Saudi serta gudang-gudang persenjataan. Namun, pihak militer Yaman menyatakan serangan juga menghantam kawasan permukiman di Mocha dan mengakibatkan korban di kalangan warga sipil.
#yaman
#houthi
#israel
Ringkasan Video
Dibuat oleh AITensions in the Middle East escalated on August 9-10, 2026, as Houthi forces launched a major attack on the strategic port of Mocha in Yemen. While the region faces increased military volatility from Iranian-backed proxies, U.S. President Donald Trump has signaled a preference for economic pressure over immediate military action, likening his strategy to a game of chess.
