AKSI NEKAT PRABOWO & ROSAN! Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Rp180 T di IWIP: Pertaruhan Kedaulatan Industri RI!

epoch weekly
epoch weekly
62 pengikut
5 Nov 2026

Halo pemirsa setia Epoch Weekly! Selamat datang kembali di kanal analisis berita mendalam dan independen. Semoga Anda sekalian senantiasa dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan.
Pertemuan strategis antara CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Perkasa Roeslani, dengan Chairman Tsingshan Holding Group, Xiang Guangda, di Tiongkok pada 26 Oktober 2026 menandai babak baru ekspansi hilirisasi di Indonesia
. Kerja sama ini mencakup pendalaman rantai produksi nikel, baja tahan karat, hingga kesiapan Tsingshan berpartisipasi dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diestimasi membutuhkan investasi Rp1.130 triliun
.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto pada 8 Oktober 2026 meresmikan 11 proyek hilirisasi di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, bernilai investasi sekitar Rp180 triliun
. Ekosistem ini mencakup empat proyek komersialisasi—seperti PT REPT Battero Energy Indonesia dan PT Pioneer Aluminium Industries—serta tujuh proyek material baterai EV, separator, dan kendaraan listrik komersial
.
Namun, di balik klaim "nikel hijau" dan ambisi menjadi raksasa baterai kendaraan listrik global, muncul pertanyaan krusial mengenai kedaulatan industri nasional
. Pasokan listrik mandiri gabungan di kawasan IMIP dan IWIP mencapai sekitar 15,9 GW yang masih didominasi energi fosil batu bara
. Tanpa transparansi struktur pembiayaan, persentase kandungan lokal, dan transfer teknologi yang nyata, hilirisasi berisiko hanya mengubah bentuk ekspor Indonesia dari mineral mentah menjadi produk olahan tanpa mengalihkan kendali ekonomi ke tangan bangsa sendiri
.
Simak analisis selengkapnya hanya di Epoch Weekly!