
Korban Parah Di Banjir Zhidan: Otoritas Sensor Informasi
Dari pukul 8 malam pada 8 Agustus hingga pukul 5 dini hari pada 9 Agustus, Kabupaten Zhidan di Yan’an, Shaanxi mengalami hujan deras yang memecahkan rekor, dengan curah hujan tertinggi dalam satu hari yang pernah tercatat di daerah tersebut, yang menyebabkan korban jiwa yang signifikan.
Lembah Kuil Ching Huang, juga dikenal sebagai Ching Huang Miaowo, menjadi salah satu lokasi yang paling parah terdampak.
Dilaporkan terjadi keruntuhan bendungan, banyak kendaraan tersapu banjir, dan pintu masuk lembah tersebut sepenuhnya terblokir.
Penduduk setempat menggambarkan situasi sebagai sangat kritis, dengan kendaraan masih terkubur dalam lumpur tebal bahkan seminggu setelah banjir.
Rekaman terbaru menunjukkan apa yang tampaknya merupakan bendungan yang runtuh sebagian, dengan saluran air yang terblokir.
Sebuah pabrik pengolahan pertanian di area tersebut juga rusak setelah jalan aksesnya hancur oleh banjir.
Salah satu korban selamat mengatakan bahwa semua lantai dasar tenggelam pada malam itu, dan banyak rumah hancur.
Mereka yang selamat kebanyakan berada di lantai dua atau lebih tinggi, sementara banyak lainnya tidak sempat menyelamatkan diri.
Penduduk juga melaporkan bahwa respons pemerintah sangat minim, dengan sebagian besar upaya penyelamatan dilakukan oleh sukarelawan dari daerah lain.
Pihak berwenang lebih fokus mengendalikan informasi, dengan mengerahkan polisi untuk mencegah warga mendekati lokasi bencana atau membuat rekaman video.
Meskipun bencana ini parah, laporan resmi hanya menyebutkan satu kematian dan evakuasi lebih dari 5.600 orang.
Di area yang paling terdampak saja, terdapat lebih dari 770 rumah tangga dan lebih dari 2.200 penduduk.
Namun, penduduk setempat mengungkapkan bahwa pemerintah daerah meminta para korban bencana untuk mendaftar dengan identitas mereka, dan hanya 600 orang yang terdaftar sejauh ini, meskipun korban jiwa dan kerugian sangat besar.
#china #cina #tiongkok #banjir #shaanxi #bencanaalam #bendungan #korban #respon #pemerintah #krisis #lingkungan #curahhujan #ekstrem #evakuasi #warga
