Data Juli Menunjukkan Ekonomi China Masih Terpuruk

Data Juli Menunjukkan Ekonomi China Masih Terpuruk

L
Lensa China
8 Tayangan video·29 Agu 2024  #china #cina #tiongkok

Data terbaru dari China memperlihatkan gambaran yang mengkhawatirkan tentang ekonomi yang melambat.

Pertumbuhan investasi pada bulan Juli terus melambat, dengan sektor real estate tetap menjadi beban utama.

Menurut laporan *The Wall Street Journal*, ekonomi China berjuang untuk mendapatkan kembali momentum dan terjebak dalam situasi yang menantang.

Detailnya, menurut angka resmi dari Biro Statistik Nasional China yang dirilis pada Kamis, 15 Agustus, pertumbuhan investasi aset tetap melambat tahun-ke-tahun dari Januari hingga Juli, dengan investasi pengembangan real estate merosot sebesar 10,2%.

Pengeluaran konsumen untuk barang-barang mewah juga melemah.

Sektor real estate yang bermasalah memperburuk situasi, dengan harga rumah baru jatuh pada tingkat tercepat dalam 9 tahun terakhir.

Ekonom Kepala China JP Morgan, Zhu Haibin, telah mengumumkan revisi ke bawah dalam proyeksi pertumbuhan PDB China tahun ini.

Mengacu pada data mengecewakan dari bulan Juni, tim tersebut menurunkan proyeksi dari 5,2% menjadi 4,7%.

Langkah ini mengikuti revisi serupa oleh bank investasi besar lainnya, termasuk Goldman Sachs dan Barclays.

Krisis real estate yang sedang berlangsung telah melemahkan keuangan rumah tangga, mengakibatkan pengeluaran yang menurun.

Bisnis juga enggan untuk meminjam karena pesimisme yang berkembang tentang prospek ekonomi.

Pada bulan Juli, pinjaman bank ke ekonomi riil menyusut dari bulan-ke-bulan untuk pertama kalinya dalam 19 tahun, menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan stagnasi ala Jepang.

Selain itu, pertumbuhan output industri melambat, dan tingkat pengangguran perkotaan meningkat.

Reuters melaporkan bahwa perlambatan berkelanjutan dalam produksi industri, ditambah dengan indikator yang lemah dalam ekspor, harga, dan pinjaman bank, telah memperburuk kekhawatiran tentang prospek ekonomi China.

Data juga menunjukkan bahwa tingkat pengangguran urban nasional naik bulan lalu untuk pertama kalinya sejak Februari.

Namun, ada kekhawatiran bahwa statistik pengangguran PKC mungkin menyesatkan, karena hanya mencakup area perkotaan dan mengecualikan populasi pengangguran di pedesaan.

#china #cina #tiongkok #ekonomi #krisis #realestat #pertumbuhanekonomi #global #prospek #pengangguran #data #investasi #stagnasi #revisi #proyeksi #pdb