
Putin Kerahkan 258 Drone dalam Semalam! Ukraina Membalas ke Jantung Energi Rusia

28 Agustus 2026. Rusia kembali melancarkan serangan udara berskala besar terhadap Ukraina pada malam 26 Agustus hingga dini hari 27 Agustus 2026, menandai berlanjutnya intensitas tinggi perang udara yang kini semakin berfokus pada infrastruktur energi, industri, pelabuhan, dan jaringan logistik.
Serangan berlangsung selama berjam-jam dan menjangkau sejumlah wilayah penting Ukraina, termasuk Kyiv, Odesa, Poltava, Dnipropetrovsk, Zaporizhzhia, hingga Sumy.
Di ibu kota Kyiv, wartawan Reuters melaporkan mendengar langsung suara ledakan ketika sistem pertahanan udara Ukraina berusaha menghadapi gelombang serangan Rusia. Bahkan ketika aktivitas warga mulai kembali pada pagi hari, suara pertahanan udara masih terdengar saat drone-drone Rusia terus mendekati kawasan ibu kota.
Menurut Angkatan Udara Ukraina, operasi Rusia sebenarnya telah dimulai sekitar pukul 18.00 pada 26 Agustus dan berlanjut sepanjang malam hingga keesokan harinya.
Dalam serangan tersebut, Rusia mengerahkan sedikitnya 258 pesawat nirawak dari berbagai jenis. Di antaranya terdapat drone serang Shahed, Gerbera, S8000 Banderol, serta drone umpan Parodiya.
Sekitar sepertiga dari drone Shahed yang digunakan disebut merupakan varian bertenaga jet, yang membuat ancaman menjadi semakin rumit bagi sistem pertahanan udara Ukraina.
Selain ratusan drone, Rusia juga meluncurkan dua rudal antikapal Oniks dari wilayah Krimea yang diduduki, serta sejumlah rudal balistik Iskander-M dan KN-23 dari wilayah Bryansk dan Kursk di Rusia.
#rusia
#ukraina
#perang
Ringkasan Video
Dibuat oleh AIRussia launched a massive aerial assault on Ukraine between August 26 and 27, 2026, targeting energy, industrial, and logistics infrastructure across multiple regions. While Ukraine intercepted most drones and missiles, significant damage occurred. Simultaneously, Ukraine's strategic drone strikes on Russian oil refineries have disrupted Russia's fuel exports and domestic supply.
