
Mata Phena Utang: Pengungkit atau Penjerumus? #duniabersih
“There are two ways to conquer and enslave a country. One is by the sword. The other is by debt (“Ada dua cara untuk menaklukkan dan memperbudak suatu negara. Salah satunya adalah dengan pedang. Yang lainnya adalah dengan utang.” kata John Adams seorang negarawan Amerika, pengacara, diplomat, penulis, dan Bapak PendiriAS yang pernah menjabat presiden AS kedua Amerika Serikat dari tahun 1797 sampai 1801.
Di era sekarang mayoritas negara mempunyai utang. Tercatat hanya 5 negara yang tidak punya utang yaitu Macau, Palau, Brunei Darussalam, Niue, dan British Virgin Island. Tentu baik para pemimpin dan rakyat negara bebas utang itu bisa tidur nyenyak karena tidak memikirkan untuk bayar bunga cicilan, pokoknya dan deggserr dikejar debt collector. Yang jelas mereka benar-benar merasakan merdeka lahir batin. Yang penting bisa memenuhi segala kebutuhan. Yang pasti mereka bekerja keras untuk hidup dan memenuhi kebutuhan bukan kerja keras untuk membayar hutang. Surga dunia.
Bagi yang punya kepercayaan bahwa utang itu perlu dan harus mungkin ceritanya lain. Keyakinan mereka tentang utang pasti berbeda. Dikatakan utang sering disebut sebagai leverage atau faktor pengungkit pertumbuhan. Jadi hutang itu harus dan niscaya ketika terjadi defisit. Dari pemikiran ini sangat nampak pemikirannya terjajah oleh pemberi hutang yang tujuannya ingin menghisap kekayaan kita lewat skema bunga.
#utangpiutang #debttrap #matapena #china
