
KTT Kebebasan Beragama Internasional Capai Konsensus Anti Komunis | CandraTua

Sampai saat ini masih banyak orang tidak percaya bahwa Komunisme itu masih ada dan bahkan saat ini tengah merusak dunia, semoga rakyat Indonesia pun lebih waspada. Lebih dari 80 organisasi, sekitar 1.000 orang peserta hadir dalam KTT Kebebasan Beragama Internasional 2021 yang berlangsung di Washington DC dari 13 hingga 15 Juli 2021. Sejumlah pejabat penting juga hadir pada pertemuan tersebut dan memberikan pidato. Para peserta umumnya mencapai konsensus: Anti-komunis.
Katrina Lantos Swett, Ketua Bersama KTT Kebebasan Beragama Internasional 2021 dan Mantan Ketua Komite Internasional AS untuk Kebebasan Beragama dalam wawancara dengan reporter The Epoch Times mengatakan: “Penganiayaan terhadap Falun Gong oleh rezim komunis Tiongkok jauh lebih parah daripada kelompok keyakinan lainnya.”
Ia juga mengatakan: “Terutama saat membayangkan kengerian ketika proses pengambilan paksa organ dari tubuh hidup praktisi Falun Gong, dan banyak kejahatan lainnya yang mereka lakukan terhadap praktisi Falun Gong …”
Penganiayaan rezim komunis Tiongkok terhadap Falun Gong telah berlangsung selama 22 tahun tanpa henti. Data yang diberikan oleh Pusat Informasi Falun Dafa menunjukkan bahwa pada paruh pertama 2021 saja, 12.761 orang praktisi Falun Gong ditangkap, diculik, dan diperlakukan sewenang-wenang oleh rezim.
Mari simak selengkapnya,
Berikut link yang berkaitan dengan video diatas:
https://etindonesia.com/2021/07/16/peringatan-22-tahun-anti-penganiayaan-praktisi-falun-gong-mengekspos-kejahatan-komunis-tiongkok-membangkitkan-kewaspadaan-dunia/
________________________________________________________________________________________
#KTT2021 #KebebasanBeragama #Agama #Kebebasan #FalunGong #FalunDafa #UyghurXinjiang #KristenBawahTanah #Tibet #Katolik #BeraniSuarakanKebenaran #SuaraPatriot #CandraTua
