Baru-baru ini, media AS mengungkapkan bahwa pembelot tingkat tertinggi dalam sejarah Partai Komunis Tiongkok telah bekerja sama dengan Badan Intelijen Pertahanan Nasional (DIA) selama tiga bulan untuk mengungkapkan kepada AS informasi tentang virus Partai Komunis Tiongkok (coronavirus) dan program senjata biokimia Partai Komunis Tiongkok serta informasi yang lain.
Menurut NTD News pada tanggal 6 Juni tahun 2021,
media Amerika Serikat baru-baru ini mengungkapkan bahwa
pembelot berbangka tertinggi dalam sejarah Partai Komunis Tiongkok
telah bekerjasama dengan Badan Intelijen Pertahanan Nasional atau DIA
selama tiga bulan dan mengungkapkan kepada Amerika Serikat
tentang virus Partai Komunis Tiongkok PKT yang dikenal sebagai virus corona
Sedangkan sejumlah besar bukti yang dimiliki oleh Pejabat Intelijen Amerika Serikat
telah mendorong Biden pada bulan Mei mengeluarkan perintah
kepada Badan Intelijen Amerika Serikat
untuk menyelidiki asal-usul virus Partai Komunis Tiongkok PKT.
Menurut sebuah artikel oleh Tucker Carlson,
pembawa berita utama media Amerika Serikat FOC News pada tanggal 4 Juni mengatakan
bahwa kisah kebocoran laboratorium Wuhan berubah menjadi lebih menarik.
Komunitas Intelijen mengatakan bahwa
pembelot Tiongkok ini telah bekerjasama dengan Badan Intelijen Pertahanan Nasional
atau DIA selama tiga bulan
dan secara langsung mengungkapkan program senjata khusus Partai Komunis Tiongkok
kepada pihak Amerika Serikat
diantaranya termasuk program senjata biokimia, virus corona, dan lain-lain.
Berita ini juga diverifikasi oleh reporter pemenang Amerikan Emmy Award, Adam Hoseley.
Hoseley men-tweet bahwa
agen intelijen Amerika Serikat mengungkapkan
bahwa Partai Komunis Tiongkok PKT
mencoba membuat berbagai varian virus
menciptakan kesan bahwa
virus itu berasal dari kelelawar
untuk menyembunyikan fakta
bahwa virus itu sebenarnya berasal dari laboratorium.
Orang-orang berpikir bahwa virus itu secara tidak sengaja bocor
tetapi sebenarnya adalah Partai Komunis Tiongkok yang membiarkan virus itu menyebar.
Komunitas intelijen mengatakan bahwa
Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat
tidak melaporkan pembelot itu ke atas
tetapi disimpan di dalam internal Badan Intelijen Pertahanan
untuk dilindungi secara rahasia.
Pimpinan Badan Intelijen Pertahanan Nasional percaya bahwa
FBI,
Badan Intelijen Pusat CIA,
dan lembaga terkait lainnya semuanya memiliki mata-mata Partai Komunis Tiongkok.
Jadi mereka mencoba dengan segala cara untuk mencegah CIA
dan Departemen Luar Negeri berhubungan dengan orang tersebut.
Dan Institut Penyakit Menular Angkatan Darat Amerika Serikat atau USAMRIID
juga mengkonfirmasi kepada Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat
bahwa informasi yang diberikan oleh pembelot dari Tiongkok ini
adalah informasi yang sangat teknis.
Epidemi virus Partai Komunis Tiongkok PKT
meletus di Wuhan pada akhir tahun 2019.
Oleh karena Partai Komunis Tiongkok menyembunyikan
dan berbohong bahwa
itu dapat dicegah dan dikendalikan serta tidak akan menyebar dari manusia ke manusia.
Dan pada saat yang sama menindas pelapor epidemi
yang menyebabkan epidemi menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.
Hingga saat ini awal bulan Agustus tahun 2021,
setidaknya telah merenggut jawa melebihi 4,2 juta jiwa
dan lebih dari 190 juta orang telah terinfeksi secara global di seluruh dunia.