27 Tahun Perlawanan

27 Tahun Perlawanan

epoch weekly
epoch weekly
148 Visualizaciones de video·16 jul 2026

angan Panjang Beijing: Memburu Falun Gong Hingga ke Luar Negeri
Dua puluh tujuh tahun telah berlalu sejak genderang penindasan terhadap Falun Gong ditabuh oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) pada 20 Juli 1999
. Namun, alih-alih meredup, kampanye pemberangusan ini justru berevolusi menjadi penindasan transnasional yang agresif, melintasi batas-batas kedaulatan negara demi membungkam suara-suara kritis di panggung global
.
Jejak Darah di Balik Tembok Bambu
Di dalam daratan Tiongkok, kekejaman PKT tercatat dalam angka-angka yang kelam. Hingga saat ini, setidaknya 5.359 nyawa dikonfirmasi melayang akibat penganiayaan tersebut
. Surat permohonan tolong dari Sun Yi, seorang praktisi yang ditahan di kamp kerja paksa, menjadi saksi bisu atas praktik perbudakan dan penyiksaan brutal yang dialami para tahanan hati nurani
.
PKT tidak hanya berhenti pada penyiksaan fisik di dalam sel. Melalui Undang-Undang Promosi Kemajuan Persatuan Etnis yang mulai berlaku 1 Juli lalu, Beijing dituduh mencoba melegalkan kebijakan asimilasi paksa dan memberikan pembenaran hukum bagi aksi penindasan lintas batas
.
Teror yang Melintasi Samudra
Kini, wajah represi itu muncul di jalanan New York, Paris, hingga Taipei. Shen Yun Performing Arts, kelompok seni yang berbasis di New York dan mempromosikan budaya tradisional Tiongkok, menjadi target utama
. Laporan menunjukkan adanya serangkaian ancaman bom palsu, ancaman pembunuhan melalui surat elektronik, hingga upaya sabotase melalui gugatan hukum yang melibatkan agen asing di Amerika Serikat
.
Insiden kekerasan fisik pun mulai terang-terangan terjadi. Di Taiwan, Akio Yaita, seorang jurnalis kawakan dan kritikus vokal terhadap PKT, diserang secara fisik oleh seorang pria asal Tiongkok di Taichung
. Pengamat melihat insiden ini sebagai bagian dari "perang hukum" dan eskalasi kekerasan Beijing untuk mengintimidasi siapa pun yang berani bersuara
. Di Prancis, pihak keamanan bahkan telah membongkar sembilan kantor "Polisi Luar Negeri 110" yang diduga menjadi alat kontrol dan spionase Beijing terhadap komunitas diaspora
.
Perlawanan Global yang Menguat
Menanggapi "tangan panjang" Beijing, dunia internasional mulai memperkuat barisan. Parlemen Eropa baru-baru ini meloloskan resolusi dengan suara mayoritas yang menyerukan kebijakan "toleransi nol" terhadap penindasan transnasional
. Resolusi ini secara khusus menunjuk PKT sebagai pelaku operasi penindasan lintas batas yang paling sistematis dan berskala besar di dunia
.
Di Asia, Presiden Taiwan 赖清德 (Lai Ching-te) menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan 29 negara dalam memperkuat ketahanan demokrasi terhadap ancaman ini
. Sementara itu, di Kanada dan Amerika Serikat, para legislator mendesak sanksi tegas terhadap pejabat PKT yang terlibat dalam pengambilan organ secara paksa dan penyiksaan
.
Seni Sebagai Benteng Terakhir
Meski dihantam berbagai gangguan, semangat para praktisi Falun Gong tampaknya belum patah. Dokumenter terbaru berjudul Unbroken yang dirilis oleh NTD Television, menggambarkan keteguhan para seniman Shen Yun dalam menghadapi ancaman kematian dan intimidasi demi mempertahankan keyakinan mereka
.
Dari Frankfurt hingga Vancouver, ribuan orang turun ke jalan dalam peringatan 27 tahun perlawanan ini, menyerukan pengakhiran penganiayaan dan pembubaran PKT
. Bagi mereka, ini bukan sekadar perjuangan sebuah kelompok spiritual, melainkan ujian bagi hati nurani kemanusiaan universal di hadapan tirani