GEMPAR! Komjen Oegroseno Ungkap Dalang Penyadapan Presiden Prabowo: Sebut Nama Jokowi & Desak Diperiksa!

Mata Pena News & POV
7 Tayangan video·5 Nov 2026  #PenaNews #PoV #KomjenOegroseno

Selamat datang di kanal Pena News & PoV! 🖊️
Skandal besar kembali mengguncang institusi Kepolisian Republik Indonesia dan panggung politik nasional. Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dua jenderal lainnya ditetapkan sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal, di mana sasarannya tak main-main: Presiden Prabowo Subianto, para pimpinan partai politik, hingga tokoh masyarakat.
Dalam wawancara eksklusif dan mendalam ini, Mantan Wakapolri Komjen Pol. (Purn) Oegroseno membongkar tuntas akar masalah, dugaan motif politik di balik aksi ini, hingga pentingnya penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu.
📌 Poin-Poin Penting & Bedah Kritis dalam Video Ini:
Pelanggaran Sumpah Jabatan & KUHP: Tindakan penyadapan privasi melanggar pedoman hidup Tribrata dan pedoman kerja Catur Prasetya, serta diancam Pasal 258 KUHP (UU No. 1 Tahun 2023) dengan pemberatan hukuman hingga 13 tahun penjara bagi aparat aktif.
Prinsip Satya Haprabu: Oegroseno menegaskan bahwa Polri wajib setia kepada pimpinan negara yang sah saat ini (Presiden Prabowo Subianto). Tidak ada norma kesetiaan kepada mantan pimpinan negara.
Seruan Pemeriksaan Mantan Presiden Jokowi: Oegroseno mendesak penyidik untuk mengusut tuntas aktor intelektual di balik perintah penyadapan dan tidak ragu memeriksa mantan Presiden Jokowi sebagai saksi demi kepastian hukum.
Sanksi PTDH & Pencabutan Hak Bintang Jasa: Ancaman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) bagi pimpinan tertinggi kepolisian menjadi sejarah baru dalam 80 tahun berdirinya Polri, yang berisiko meluruhkan seluruh bintang jasa dan hak kehormatan.
Pembersihan Budaya "Klik/Geng" & Partai Cokelat: Langkah tegas Kapolri Jenderal Suyudi dinilai sebagai momen penting untuk mengembalikan independensi Polri dan memulihkan kepercayaan publik (public trust) #PenaNews #PoV #KomjenOegroseno #PenyadapanIlegal #PrabowoSubianto #Jokowi #ListyoSigitPrabowo #SkandalPolri #PTDH #SatyaHaprabu #PartaiCokelat #HukumDanPolitik #BeritaViral #KeadilanUntukRakyat