Ulasan Koran The Epochtimes edisi 951

Halo dan selamat datang kembali para pembaca setia serta pemirsa sekalian! Senang sekali bisa kembali menyapa Anda semua dalam ulasan edisi terbaru Koran The Epoch Times Edisi 951 untuk periode 18 hingga 24 September 2026
. Kali ini, kami menghadirkan beragam sorotan berita mendalam mulai dari kebijakan perlindungan hak konsumen internet di tanah air, dinamika kedaulatan ekonomi nasional, hingga krisis geopolitik global yang patut kita cermati bersama
."
[Isi Ulasan — Isu-Isu Utama Edisi 951]
Nasional: Kebijakan Kuota Internet Tidak Boleh Hangus Kabar penting bagi seluruh pengguna layanan seluler di Indonesia
. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi menerbitkan Surat Edaran No. 4 Tahun 2026 sebagai tindak lanjut atas Putusan Mahkamah Konstitusi
. Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa sisa kuota internet yang telah dibayar adalah hak penuh pelanggan, sehingga operator dilarang menghanguskannya secara sepihak maupun membebani biaya tambahan untuk mempertahankannya
.
Ekonomi & Industri: Kedaulatan Devisa, KEK Batang, dan Peluang BRICS Sorotan ekonomi mengulas dinamika pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya ke Suahasil Nazara, di mana Purbaya dikenal memiliki rekam jejak tegas terkait utang proyek kereta cepat Whoosh, penindakan dugaan kebocoran pajak industri baja, serta pengetatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA
. Di samping itu, dibahas pula perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang seluas 4.300 hektare melalui skema Two Countries Twin Parks (TCTP) dengan Tiongkok
, serta pesan strategis Kadin pada KTT BRICS ke-18 di New Delhi agar Indonesia tidak sekadar menjadi pasar barang manufaktur, melainkan terdorong untuk mengekspor sektor jasa dan teknologi
.
Internasional: Krisis Jalur Energi Timur Tengah & Demografi Tiongkok Dari panggung global, situasi Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok Houthi merebut titik-titik strategis di Selat Bab el-Mandeb (seperti Pulau Perim dan Bab al-Mandab)
. Bersamaan dengan gangguan pelayaran di Selat Hormuz, dua jalur energi utama dunia kini berada dalam tekanan yang memicu lonjakan harga minyak mentah Brent mendekati US$110 per barel
. Sementara itu di Tiongkok, penurunan jumlah siswa SD hingga lebih dari 4 juta anak pada tahun 2025 menyebabkan ribuan bangunan sekolah kini dialihfungsikan menjadi panti jompo akibat pesatnya penuaan populasi
.
Sains, Kesehatan & Budaya: Baterai Hydro-Aluminium ITS & Kearifan Bencana Edisi ini juga menampilkan inovasi tim peneliti ITS yang mengembangkan prototipe baterai ramah lingkungan "AluBayu" berbasis air laut dan biomassa sabut kelapa
. Selain itu, terdapat ulasan analisis anggaran mitigasi bencana BNPB
, pelajaran ketahanan bencana dari tradisi Smong di Simeulue
, serta panduan kesehatan seputar detoks digital dan terapi akupresur
#EpochTimes #EpochTimesIndonesia #Edisi951 #BeritaViral #KuotaInternet #Kemkomdigi #Geopolitik #TimurTengah #MinyakDunia #BRICS #EkonomiIndonesia #InovasiITS #BeritaTerkini
Ringkasan Video
Dibuat oleh AIUlasan edisi 951 Koran The Epoch Times (18-24 September 2026) membahas keterkaitan antara dinamika geopolitik global dengan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat Indonesia, mencakup krisis energi, kedaulatan ekonomi, perlindungan hak konsumen digital, hingga fenomena demografi dan kesehatan lansia.
