Mengapa Semua Peradaban Kuno Menggambar 'Dewa' dengan Wujud Reptil & Sayap?

Dari pahatan dan lukisan dinding yang ditemukan di Sumeria, tersingkap gambaran sosok-sosok yang luar biasa. Di antara mereka, terdapat makhluk berkepala banteng dengan dua kaki dan sepasang sayap, serta entitas reptil yang menyerupai kadal dengan ekor panjang bagai ular. Sosok-sosok “dewa” ini, yang kemudian diinterpretasikan oleh sebagian orang sebagai lambang makhluk asing dari luar angkasa, menimbulkan pertanyaan besar tentang asal-usul mereka. Tak hanya di Sumeria, dinding-dinding Mesir pun menyimpan lukisan yang menggambarkan manusia berkepala serigala, manusia bersayap, manusia berkepala burung, hingga makhluk dengan tengkorak memanjang. Banyak yang mengaitkan wujud-wujud aneh ini dengan kehidupan di luar Bumi, misalnya dengan mitos Osiris yang dipercaya sebagai keturunan dewi Isis dari rasi bintang Orion. Sementara itu, dalam mitologi Sumeria, dewa seperti Enki dan Ninḫursag diyakini memiliki hubungan erat dengan rasi bintang Sirius.
Ringkasan Video
Dibuat oleh AIThis video explores the life of Okamoto Tenmei and his prophetic work, *Nichigetsu Shinchi*. It details his spiritual awakening, his automatic writing process during WWII, and his predictions regarding global catastrophe. The core message warns against the imbalance of materialism and science over morality, suggesting that humanity must undergo a spiritual cleansing to enter a new era of divine peace and love.
