PRAKTIK PROSES PEMBELAJARAN SIMULASI PERSIDANGAN #literasidigitalindonesia #kebaikanitukeren
Sri
8 pengikut
32 Tayangan video·30 Nov 2024
video ini berisi proses pembelajaran simulasi persidangan yang dilakukan siswa dan siswi kelas x SMAN 1 Singkawang, sebagai bentuk praktik pada materi Perilaku Taat Hukum di Kurikulum Merdeka Pada Mata pelajaran Pendidikan Pancasila
Selamat datang di video pembelajaran simulasi persidangan mata pelajaran pendidikan Pancasila untuk siswa kelas 10.
Simulasi persidangan ini dirancang sesuai dengan curriculum RDK untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendalam kepada murid.
Melalui simulasi ini diharapkan murid dapat memahami secara langsung proses persidangan, peran serta pihak yang terlibat, serta nilai perilaku taat hukum yang terkandung di dalamnya.
Selamat menonton.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pada tahap ini, saya menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, dan memotivasi siswa untuk menerima pembelajaran.
Saya menjelaskan secara singkat apa itu persidangan, tujuan, dan jenis-jenis persidangan.
Kemudian, saya menjelaskan peran masing-masing pihak dalam persidangan, serta menjelaskan tata tertib persidangan.
Selanjutnya, saya mengajak siswa menjelajah melalui internet untuk memilih kasus sesuai tingkat pemahaman siswa dan yang relevan dengan materi yang sedang dipelajari.
Siswa diminta menganalisis kasus secara mendalam, identifikasi fakta penting dan masalah hukum yang muncul, serta potensi solusi.
Berikan waktu kepada siswa untuk membagi peran dan berdiskusi menyusun skenario.
Tidak mengadila negeri kota Singkawang yang memeriksa perkara pidana nomor XX pidana B-2024 PNXX pada hari 6, dinyatakan di Bukalapak.
Untuk Jaksa, penuntut umum, apakah sudah siap mengikuti persidangan?
Baik, penuntut penasih persidangan?
Jika kedua pihak sudah siap mengikuti kepada Jaksa, penuntut umum di persidangan memanggil...
Baik, untuk para tenaga kuah, apakah dalam keadaan perawal kedua, apakah ada perawal ketiga, apakah ada jenis islami, agama?
Kepada tenaga kuah, alamat?
Agama?
Status?
Kepada penasihat hukum, apakah benar kalian sebagai penasihat hukum para tenaga kuah?
Jika benar kalian adalah penasihat...
Kepada tenaga kuah dan penasihat hukum, silahkan mendengarkan dengan setama pembacaan surat dakwaan yang akan dibacakan...
Kepada tenaga kuah ataupun penasihat hukum, apakah ini mengajukan keberatan ekspert...
Kepada penjaga...
Dan menjawab pertanyaan yang saya ajukan, nama?
Tenaga kuah
Tempat dari tenaga...
Status?
Pekerjaan...
Kuah negara, silahkan berdiri dan maju satu langkah untuk melaksanakan sumpah saksi...
Silahkan mengangkat tangan kanan dan...
Demi Allah, saya bersumpah...
Bahwa saya aku memberikan keseluruhnya benar dan tidak lain dari seberangnya...
Terima kasih atas pernyataan yang anda lakukan...
Silahkan menjawab pertanyaan yang setempat dari tenaga lagi...
Jenis islami...
Alamat...
Status?
Saksi ruktiani, silahkan berdiri dan maju satu langkah...
Untuk melaksanakan yang anda nyatakan unik kejujuran...
Silahkan mengangkat tangan...
Demi Allah, saya bersumpah...
Bahwa saya akan memberikan keterangan yang benar, seluruhnya benar...
Dan tidak lain dari yang sebenarnya...
Silahkan berterima kasih...
Baik, saksi ruktiani...
Ceritakan kepada kami apa yang anda katakan mengenai kejujuran anda tersebut...
Sebuah kebijakuliaan yang tidak terbatas...
Baik, saksi ruktiani, terima kasih atas keterangannya...
Silahkan keluar ruangan dan dilanjutkan dengan saksi terakhir...
Menjaga?
Silahkan memanggil saksi...
Jenis islami...
Alamat...
Berdiri dan maju satu langkah...
Silahkan mengangkat tangan...
Demi Allah, saya bersumpah...
Bahwa saya akan memberikan keterangan yang seluruhnya benar...
Dan tidak ada lain dari yang sebenarnya...
Silahkan berterima kasih atas kesaksiannya...
Dipersilahkan untuk keluar dari dalam ruangan...
Dan dalam satu runtut umum...
Silahkan panggilkan saksi yang anda miliki...
Baik, kepada penjaga...
Tolong berusaha untuk mengangkat tangan di ruangan...
Saya bersumpah...
Dengan kagelian saya...
Kepada para terdakwa...
Kebijakuliaan...
Mengakui atas perbuatan yang saya persilahkan...
Untuk anda bertanggung jawab ketiga...
Yaitu terdakwa...
Dan faiz dan maaf...
Sebagai mana diatur...
Tentang pembunuhan...
Dan faiz...
