Bahan: 400 gr kulit salmon 2½ liter air 2 sdm garam
Bahan lainnya: 1 sdt baking powder ½ butir putih telur 150 gr tepung sang fen
Bahan saus telur asin: 3 butir kuning telur asin matang 1 sdm mentega tawar 15 lembar daun kari 3 siung bawang putih cincang 3 sdm minyak 3 buah cabai rawit merah 20 gr Krim Kafe 1 sdm gula halus ½ sdt garam 1 sdt kaldu ayam bubuk 1/8 sdt merica
Cara membuat: 1. Didihkan air dan garam kemudian masukkan kulit salmon beberapa detik, angkat 2. Sisihkan sisa daging pada kulit salmon lalu potong-potong dan rebus kembali 1 menit, tiriskan sekitar 5 menit 3. Pindahkan ke dalam mangkuk kemudian masukkan putih telur dan baking powder, aduk rata 4. Lapisi dengan tepung sang fen kemudian goreng hingga kering, tiriskan 5. Haluskan kuning telur dengan saringan 6. Panaskan wajan, masukkan minyak, bawang putih dan mentega tawar, tumis hingga wangi kemudian masukkan kuning telur dan daun kari 7. Potong-potong cabai rawit merah lalu masukkan ke wajan, aduk rata 8. Masukkan Krim Kafe, garam, kaldu ayam bubuk, merica dan gula halus, aduk rata kemudian masukkan kulit salmon, aduk sesaat 9. Salted Egg Salmon Skin siap disajikan
Renyah dan tidak alot. Saos telur asin kita buat dari kuning telur asin asli, jadi aromanya sangat mengangkat.
Pasti ada krimi dan metodenya juga sederhana dan bisa dibuat di rumah.
Buku kedua aku sudah terbit ya. Kalian bisa dapatkan secara online atau di toko buku seluruh Indonesia.
Jangan sampai kehabisan!
Welcome back to my channel, Devina Hermawan.
Hari ini aku mau bikin Salted Egg Salmon Skin atau Kulit Ikan Salmon Telur Asin.
Ini buat kalian yang pernah ke Singapura atau dapet oleh-oleh dari Singapura pasti udah gak asing lagi sama Irvin's Salted Egg.
Memang satu pack-nya cukup mahal ya, sekitar Rp. 300.000-500.000.
Sekarang ini aku mau share resep, pastinya bisa kalian recreate di rumah dengan peralatan yang sederhana...
...dan metodenya juga sederhana bisa dibikin di rumah.
Dan pastinya kalau bicara tentang salted egg, itu tuh pasti ada kriminya.
Nah ini makin krimi, aku akan gunakan Cream Cafe.
Untuk bahan-bahannya, ini aku pakai kulit ikan salmon.
Ini aku beli di supermarket yang biasanya tuh mereka jual sashimi juga.
Nah, kulit ikan salmonnya tuh suka dijual.
Atau kalian bisa juga beli di e-commerce ya, bisa pakai kulit ikan yang lainnya.
Kulit ikan patin, nila, gurame, itu juga bisa ya dipakai untuk bikin snack kayak gini.
Untuk bahan pelapisnya, ini kita akan pakai putih telur, baking powder, dan juga ini tepung sangfen alias pati kentang.
Ini tuh potato starch, tapi kalau kalian gak ada bisa juga pakai maizena.
Bedanya apa nanti aku jelasin di video.
Untuk saus telur asin ya, ini aku beli kuning telur asin bebek yang mentah terus aku kukus.
Kalian bisa juga pakai kuning telur asin mateng ataupun yang powder ya, yang 100% kuning telur asin.
Lalu ada butter, bawang putih, daun kari, cabai rawit merah, dan juga Cream Cafe.
Oke, yang pertama ini kita akan olah dulu si kulit ikan salmonnya ya.
Jadi, biasa kalau misalnya mengolah kulit ikan salmon, kulit ayam, aku tuh suka di-blanch atau di-rebus dulu.
Nah, ini siapkan air ya, biarkan mendidih.
Dan kita akan bumbuin dengan garam supaya nanti si kulit ikannya itu dia ada rasanya.
Nah, untuk kulit ikan salmonnya ini aku mau di-blanch ya, jadi cuma dicelup aja sebentar ke air mendidih.
Langsung kita angkat.
Dan ulangi step sampai si kulit ikan salmonnya tuh habis.
Nah, jadi kenapa di sini aku mau di-blanch dulu si kulit ikan salmon?
Pertama, ini supaya mempermudah kita membersihkan bagian dalam ikan salmon yang biasanya tuh masih ada...
...kayak sisa-sisa daging ya, kalau kita beli di supermarket dan lain-lain.
Nah, ini kita bersihnya lebih gampang.
Dan kedua, potong-potong kulitnya tuh juga lebih gampang.
Biasa kalau misalnya kulit ikan mentah itu bisa aja dipotong ya, kayak kulit ayam.
Cuma biasanya kita pakai gunting, kalau enggak ngirisnya tuh agak susah.
Nah, begitu di-blanch walaupun cuma sebentar, tuh kalian bisa lihat ya, ini motongnya tuh gampang banget.
Cuma hati-hati kalau kulit ikan salmon itu beda sama kulit ayam.
Jadi kalau kulit ikan itu di-blanch lama-lama, dia tuh gampang banget sobek-sobek gitu.
Jadi kenapa tadi kita cuma celup doang.
Kalau udah dipotong-potong, ini kulit salmonnya aku mau rebus lagi kurang lebih selama 1 menit.
Kenapa? Pasti yang pertama, aku tuh lebih suka kulit salmon tuh yang enggak terlalu amis ya.
Karena nanti kalau kita mau nyimpen buat stok, kulit salmon itu tuh makin disimpen, makin ngeluarin aromanya.
Nah, jadi kita rebus dulu.
Dan juga si kulit salmon ini kan tebal serta berlendir ya.
Jadi ini aku mau rebus lagi selama 1 menit.
Mungkin kalau kalian pakai kulit ikan gurame dan lain-lain yang lebih tipis, itu enggak perlu direbus lagi, enggak masalah.
Tiriskan ini sekitar 5 menit ya.
Enggak usah sampai dingin, yang penting tuh enggak panas gitu.
Karena ini untuk lapis basahnya, ini aku akan campur dengan putih telur.
Jangan terlalu basah ya.
Kalau terlalu basah, pasti nanti si tepungnya tuh jadi terlalu tebal.
Jadi putih telurnya ini aku cuma pakai setengah kurang lebih.
Dan juga baking powder supaya lebih renyah si kulitnya.
Ini kita aduk merata, nah baru kita akan ke tepung kering.
Di sini aku pakai tepung sangfen alias pati kentang alias potato starch.
Jadi dia tuh teksturnya paling ringan dan juga renyah.
Kalau kalian enggak ada, bisa juga pakai tepung maizena.
Kalau tepung tapioca tuh aku enggak saranin karena nanti renyahnya itu lebih kerauk-kerauk gitu ya.
Jadi kurang kres.
Nah waktu ngelapisin ke tepung kering tuh enggak usah satu-satu banget dimasukin tuh enggak masalah.
Yang penting pastikan sebelum kita goreng, semua pelapis tepungnya itu merata ke kulit salmonnya dan enggak ada yang kelipet-lipet.
Kalau ada yang kelipet-lipet tuh biasanya jadinya alot karena enggak garing gitu.
Nah ini kulit salmonnya tuh kalau ada yang kelipet kayak gini, tinggal kita buka aja.
Kita lapisi dengan tepung kering.
Untuk menggorengnya juga ini cukup penting.
Seperti keripik lainnya, kita perlu minyak yang banyak.
Jadi minyaknya harus cukup pertama.
Lalu sebelum masukin kulit salmon, minyaknya ini harus panas.
Tau panas apa enggaknya gimana?
Ini begitu kita masukin kulit salmonnya, dia tuh langsung ngapung ke atas.
Dia enggak tenggelem di bawah.
Kalau masih tenggelem berarti masih kurang panas.
Nah kalau udah kayak gini, lanjut aja masukin si kulit salmonnya.
Jadi kenapa harus panas?
Supaya kulit salmonnya tuh bisa mengembang.
Baking powdernya juga bereaksi.
Jadi pastinya renyah maksimal.
Kalau dia minyaknya kurang panas, biasanya agak sedikit bantet ya.
Jadi sedikit alot.
Oh iya, buat kalian yang jarang goreng-goreng, ini hati-hati ya.
Ngegoreng kulit ikan itu tuh ada resiko cipratan minyak.
Jadi kalau kalian mau pakai pelindung tangan atau wajannya ini ditutup, silahkan.
Nah kalau udah kalian bisa lihat ya, setengah jalan tuh si struktur luarnya tuh udah mulai garing.
Tapi belum kering banget kayak kerupuk.
Ini kita bisa kecilin apinya ke api sedang.
Sambil kita aduk-aduk terus.
Nanti kalau minyaknya udah agak tenang, seperti ini.
Jadi udah nggak blep-blep-blep gitu.
Ini tinggal kita angkat.
Nah untuk repik kulit ikannya ini udah jadi.
Kalian mau bumbuin pakai misalnya bubuk rumput laut dan lain-lain, ini bisa.
Tapi karena hari ini kita akan bikin yang salted egg.
Pastinya kita akan bikin si saus telur asin yang versi kering.
Jadi versi untuk repik.
Untuk telur asinnya kalian bisa pakai yang powder.
Tapi disini aku pakai kuning telur asin matang.
Yang akan kita haluskan menggunakan saringan seperti ini.
Pertama ini kita akan panaskan minyak menggunakan api kecil aja.
Masukkan bawang putih yang udah dicincang dan juga butter.
Ini kita perlu masak semuanya di api kecil supaya nggak cepat gosong.
Dan si kadar airnya tuh bener-bener dia berkurang.
Nah begitu dia wangi, jadi jangan sampai gosong ya.
Begitu dia wangi aja, baru kita masukin bahan-bahan lainnya.
Mulai dari telur asin yang tadi kita udah haluskan.
Daun kari dan juga cabai rawit ini kita masukin sekarang.
Kita akan tumis kembali masih menggunakan api kecil.
Ini tujuannya supaya kadar air yang ada di dalam telur asin, cabai rawit dan lain-lain itu berkurang.
Itu yang akan bikin nanti si keripiknya jadi renyah.
Ini dimasak aja sampai benar-benar wangi.
Dan juga kelihatan si minyak atau butternya tuh dia udah berbusa.
Karena kita menggoreng si kuning telur asin.
Dan ini aku akan tambahin krim cafe supaya makin creamy dan gurihnya tuh lebih berasa.
Bumbu-bumbunya ini aku pakai garam, kaldu ayam bubuk, merica dan juga gula halus.
Supaya si gulanya tuh gak gerinjel-gerinjel.
Jadi krim cafe ini tuh adalah krimer serba guna berkualitas tinggi yang bisa digunakan untuk makanan maupun minuman.
Dan bahkan cemilan seperti ini.
Oh iya jangan lupa juga ya kalian untuk kumpulin resep-resep aku di kemasan baru krim cafe.
Ini cukup diaduk aja sesaat, hati-hati gosong ya.
Dan masukkan keripik kulit salmonnya tadi, terus kita aduk aja secara perlahan.
Ini pada saat diaduk apinya tuh masih harus nyala ya supaya lebih meresap dan juga merata.
Seperti ini.
Dan kalau udah salted egg salmon skinnya ini siap disajikan.
Untuk penyimpanan jangan lupa masukkan ke dalam wadah tertutup dan kalau mau lebih awet masukkan ke dalam kulkas.
Ini perpaduan kulit ikan yang renyah sama saus salted egg.
Apalagi si saus telur asinnya ini kita bikin dari kuning telur asin asli.
Jadi si aromanya tuh ngangkat banget.
Ada kriminya juga pasti ya.
Terus ada wangi bawang putih, daun kari, sama pedes dari cabai rawit.
Nah kalau buat anak-anak mungkin cabai rawitnya bisa di skip.
Cuma kalau buat orang dewasa lebih baik kasih aja sedikit dia ngangkat ya.
Buat aromanya dan nggak terlalu pedes.
Untuk kulit ikan salmonnya dia pastinya renyah ya.
Nggak alot.
Terus juga si aroma amisnya tuh dia udah apa ya.
Udah jauh berkurang karena kita rebus dulu.
Jadi itu penting banget ya kalau biasa kita goreng kulit.
Entah itu kulit ayam, kulit ikan gitu.
Terus kalau begitu panas-panas kita makan itu kan dia enak ya rasanya.
Nah cuman kalau udah dingin apalagi udah kita simpan berhari-hari.
Biasanya itu si aromanya tuh meningkat.
Nah makanya kenapa kalau mengolah kulit ikan ini dijadikan keripik itu cukup tricky juga.
Nah kalau udah kayak gini jangan lupa dibungkus atau nggak.
Masukin ke kontainer yang kedap udara ya supaya nggak melempem.
Dan kalau mau lebih awet lebih baik masukin aja ke dalam kulkas ya.
Oke kalau gitu thank you for watching.
Yuk berkreasi dengan cinta bersama Krim Cafe.
Dan follow Instagram at krimcafe underscore id untuk cek kreasi lainnya.
Untuk pembelian Krim Cafe pastinya bisa di supermarket atau e-commerce kesayangan kalian.
Kalau recook jangan lupa tag dan temukan juga resep-resep singkat lainnya di Instagram,
TikTok, dan Shorts-nya Devina Hermawan.
Stay tuned terus and see you in the next video.