Ibu Mertua Saya Mengatakan Falun Dafa Baik

Minghui Indonesia
776 pengikut
259 Tayangan video·17 Sep 2026
Ibu Mertua Saya memiliki banyak penyakit, termasuk penyakit jantung, penyakit Ménière, tuberkulosis tulang, masalah perut hingga membutuhkan waktu sebulan penuh untuk mencerna makanan.
Setelah ia berlatih Falun Dafa, kesehatan ibu mertua saya membaik secara drastis. Penyakitnya hilang, dan dia bisa makan apa saja.
Simak kisah selengkapnya….
Link podcast : https://bit.ly/46y3qll
Link Artikel : https://bit.ly/4hae46J
•Ikuti kami di media sosial
Ganjing World : https://www.ganjingworld.com/s/YaE2aAXErz
Youtube : https://youtube.com/@minghuiindonesia?si=4ctp2mjBzxfmjRf0
Facebook : https://www.facebook.com/minghuiindonesia
Dibuat oleh AI·Mungkin mengandung kesalahan
Ibu Mertua saya mengatakan Falun Tafa baik oleh praktisi Falun Tafa di Tiongkok.
Ibu Mertua saya berusia 91 tahun. Setelah mulai berati Falun Tafa pada Maret 1995.
Penyakit-penyakit yang didiritannya lenyap. Sejak itu, ia tidak membutuhkan obat atau suntikan apapun.
Ibu Mertua saya tumbuh besar dalam kemiskinan. Setelah ayahnya meninggal, ibunya harus bekerja untuk orang lain.
Adik laki-lakinya diberikan kepada keluarga lain, dan ia dikirim ke sebuah kuil.
Ibunya meninggal tak lama kemudian, sehingga ia tumbuh di kuil.
Ia menikah pada tahun 1958, dan bekerja hingga pensiun.
Karena kondisi kesehatannya sangat buruk, ia hanya memiliki satu anak suami saya.
Ia memiliki banyak penyakit, termasuk penyakit jantung, penyakit menier, gangguan kelinga bagian dalang,
radang kantong empedi, tuberkulosis tulang, dan reumatoid atritis, yang menyebabkan persendian lututnya berubah bentuk dan bengkak.
Karena masalah perut, ia tidak bisa makan apapun yang mentah atau dingin, dan bahkan harus mengukus buah sebelum memakanya.
Sebutir telur akan berada di perutnya selama berhari-hari, membutuhkan waktu sebulan penuh untuk dicernak.
Selain itu, ia selalu terserang telur setiap bulan.
Ia berkata, seluruh tubuh saya sakit kecuali rambut saya.
Ia menangis dan memohon kepada dokter untuk menyembuhkannya.
Untuk meningkatkan kesehatannya dan meringankan penderitaannya, ibu mertua saya berlatih cikung.
Ia mencoba sembilan jenis cikung yang berbeda selama bertahun-tahun, dan menghabiskan banyak uang.
Tetapi, masalah kesehatannya tetap berlanjut.
Pak Luntafa kemudian diperkenalkan ke daerah kami.
Ibu mertua saya mencobanya karena gratis.
Saat itu ia berusia 60 tahun.
Ia tidak bisa duduk dengan kaki disilangkan dengan longgar sebelum berlatih taqwa.
Tetapi mampu duduk dalam posisi silat tunggal ketika ia mulai belajari latihan.
Saya meminta ibu mertua untuk meminjamkan saya buku Falun Gong,
karena saya mengalami komplikasi pasta persalinan setelah melahirkan putri saya,
dan obat-obatan tidak membantu.
Falun Gong adalah satu-satunya buku taqwa yang tersedia saat itu,
dan saya pikir itu luar biasa.
Jadi saya pergi ke tempat latihan pada September 1995.
Kesehatan ibu mertua saya membaik secara drastis setelah dia mulai berlatih.
Penyakitnya hilang, dan dia bisa makan apa saja.
Dia telah berlatih Falun Taqwa selama 31 tahun dan tidak memiliki masalah kesehatan apapun.
Jadi dia menggunakan uang di kartu asuransi kesehatannya untuk membeli barang-barang lain.
Ketika penganiayaan dimulai pada Juli 1999,
ibu mertua saya tidak berhenti berlatih dan memberitahu orang-orang betapa baiknya Falun Taqwa.
Mereka kerjanya mengetahui tentang masalah kesehatan yang dialami sebelumnya,
dan ketika mereka bertanya bagaimana keadaannya,
dia akan berkata,
saya sehat karena Falun Taqwa.
Dia selalu mengatakan hal-hal baik tentang Falun Taqwa kemanapun dia pergi.
Saya ditangkap secara ilegal berkali-kali,
dan ibu mertua saya pergi ke kantor polisi,
Biro Keamanan Publik, Kejaksaan dan Pengadilan,
untuk memohon agar saya dibebaskan.
Dia membayar biaya kuliah putri saya,
menggunakan gajinya yang sedikit untuk menghidupi dirinya dan suami saya,
dan membayar 10 ribu yuan untuk biaya pengacara saya.
Rekan kerja, kerabat, dan teman-teman ibu mertua saya mengetahui
bahwa dia sehat karena Falun Taqwa.
Dia membantu putra dan istri saudara laki-lakinya, putri dan suami,
serta cucu-cucunya untuk mundur dari Partai Komunis Tiongkok PKT
dan organisasi afiliasinya.
Dua tahun lalu, PKT meluncurkan propaganda baru untuk mengfitnah Falun Taqwa.
Kepala Keamanan di tempat kerjanya
membawa petugas polisi setempat ke rumah kami,
dan menuntut ibu mertua saya
menandatangani pernyataan jaminan
yang menyatakan bahwa dia akan berhenti berlatih.
Ibu mertua saya menolak untuk menandatangani
dan berkata kepada Kepala Keamanan,
Anda sudah tahu tentang masalah kesehatan saya sebelum saya mempelajari latihan ini.
Saya telah berlatih selama hampir 30 tahun,
dan saya tetap sehat,
dan saya tidak pernah minum obat selama ini.
Apa yang akan saya lakukan
jika saya sakit setelah menandatangani pernyataan ini?
Kepala Keamanan berkata,
Anda memiliki asuransi kesehatan.
Ibu mertua menjawab,
Apakah cakupan asuransi kesehatan cukup sakit itu sungguh meniksa?
Ibu mertua saya menceritakan kepada mereka
tentang perubahan positif yang dialaminya
setelah mulai berlatih Falun Taqwa.
Mereka akhirnya menyerah untuk membuatnya menandatangani pernyataan itu
dan tidak mengambil fotonya.
Mereka meminta ibu mertua untuk berlatih di rumah,
lalu pergi.
Populasi lansia di Tiongkok terus meningkat,
dan banyak orang kesehatannya buruk dan minum obat.
Beberapa di antaranya terbaring di tempat tidur
maupun dirawat di rumah sakit.
Orang tua yang sakit membutuhkan lebih banyak perawatan,
perhatian, dan bantuan keuangan dari keluarga mereka
yang dapat berdampak buruk pada anak-anak mereka.
Dengan menjaga kesehatannya,
ibu mertua saya telah menghemat banyak uang bagi negara
dan memberikan banyak manfaat bagi keluarga kami.
Dia memasak makanannya sendiri
dan mencuci pakaiannya sendiri,
dan terkadang dia memasak untuk keluarga saya.
Terima kasih untuk mendengarkan Radio Minghui.
Untuk informasi lebih lanjut,
silakan kunjungi di website id.minghui.org.
