00:00 Trump Akan Kunjungi China Mei Mendatang 02:14 Pengiriman Senjata ke Taiwan Sesuai Rencana Walau Ada Perang Iran 02:42 Protes di Berbagai Kota di China Terus Berlanjut 04:11 Krisis Selat Hormuz, China Batasi Ekspor Pupuk
Presiden Trump umumkan jadwal resmi kunjungannya ke China di tengah penyelesaian konflik di Iran, sementara Taiwan pastikan pembelian senjata tetap aman. --------------- Warga China protes biaya parkir dan krematorium, sementara otoritas menekan umat Kristen serta mencabut izin pengacara pembela kebebasan beragama. --------------- Perang di Iran yang memicu blokade Selat Hormuz berdampak signifikan pada distribusi pupuk dunia. Sebagai produsen utama, China merespons dengan kebijakan ketat untuk menjaga stabilitas domestik.
Sementara Gedung Putih telah mengumumkan rencana kunjungan Presiden Trump ke China pada 14 hingga 15 Mei,
Beijing belum merilis konfirmasi resmi.
Pemerintah AS tengah berupaya membagi fokus antara misi diplomatik dan operasi militer di Iran.
Sementara Taiwan menyatakan kunjungan Trump tidak berpengaruh pada jadwal penjualan senjata AS ke wilayahnya.
Rabu lalu, Trump menulis di Truth Social bahwa ia akan mengunjungi China pada 14 Mei
dan mengumumkan bahwa dirinya dan Melania Trump akan menjamu pemimpin China Xi Jinping
beserta istrinya Peng Li Yuan di Washington akhir tahun ini.
Trump menyebut pertemuan mendatang dengan Xi adalah momen bersejarah.
Kunjungan yang mulanya dijadwalkan akhir Maret tertunda akibat perang di Iran.
Diskusi telah dilakukan terkait penjatualan ulang pertemuan antara Presiden dan Presidensi.
Presidensi memaklumi bahwa sangat penting bagi Presiden untuk berada di AS selama operasi tempur ini berlangsung.
Beliau paham sepenuhnya urgensi penundaan dan menerima dengan baik sehingga saat ini kami telah memperbarui jadwal kunjungan resmi.
Sementara pada Kamis, Jubir Kementerian Luar Negeri China mengonfirmasi bahwa kedua pihak sedang berkomunikasi soal kunjungan tersebut
namun tidak memberikan tanggal resminya.
Ia mencatat bahwa diplomasi kepala negara memainkan peran yang tak tergantikan dalam menuntun hubungan China-AS.
Di samping itu, Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan China menyuruhkan dilakukannya genjatan senjata segera
di mana AS yang tengah dalam tahap negosiasi dengan Tehran namun terus menyerang target militer Iran.
Dalam rapat Kabinet hari Kamis, Trump menyampaikan pemikiran terbarunya mengenai potensi kesepakatan dengan Iran.
Saya katakan mereka adalah petarung yang buruk, tapi mereka adalah negosiator yang hebat.
Mereka memohon agar segera ada kesepakatan. Saya tidak tahu apakah kita bisa atau apa kita bersedia melakukannya.
Di hari yang sama, Trump menulis di Truth Social bahwa pembicaraan berjalan sangat baik
dan ia akan menunda rencana penghancuran pusat energi Iran selama 10 hari.
Mengenai peluang berakhirnya konflik sebelum pertemuan Trump-Xi telah disampaikan sebelumnya oleh Sekretaris Gedung Putih Caroline Levitt.
Menurutnya, Presiden memperkirakan operasi militer akan tuntas dalam 4 hingga 6 minggu.
Dengan estimasi itu, konflik diharapkan selesai sekitar 10 April, jauh sebelum pertemuan puncak di Beijing.
Berali ke Taiwan
Menham Taiwan menyampaikan kekhawatiran apakah kunjungan Trump ke Beijing akan menunda penjualan senjata AS ke Taiwan.
Ia mengatakan bahwa Taiwan telah menerima surat jaminan dari Washington
dan belum menerima pemberitahuan apapun terkait penundaan.
Jika kunjungan pada Mei terlaksana,
itu merupakan pertemuan tatap muka kedua Trump dan Xi selama masa jabatan keduanya,
setelah pertemuan terakhir di KTT AP Korea Selatan pada Oktober lalu.
Protes warga terus berlanjut di beberapa kota
sementara otoritas China terus menekan umat Kristen di gereja rumahan.
Mari kita lihat.
Lebih dari seribu warga di sebuah komunitas di Wuhan melakukan protes untuk biaya parkir baru.
Protes poradis dimulai minggu lalu dan meningkat pada hari Selasa,
saat beberapa warga lanjut usia terlibat konflik dengan petugas penagih biaya.
Protes masal berlanjut di sebuah kota di selatan Provinsi Kuantong China pada hari Rabu.
Protes dimulai minggu lalu terkait rencana pembangunan krematorium
yang dekat dengan kawasan perumahan dan waduk air.
Warga mengatakan hal itu menimbulkan kekhawatiran keselamatan.
Pihak berwenang awalnya mengklaim itu adalah proyek pembuatan jalan sebelum kenyataan terungkap.
Seorang pengacara Kristen berbasis di Beijing dipaksa menyerahkan izin prakteknya minggu lalu.
Li Xiuming adalah bagian dari gereja rumahan yang beroperasi di luar sistem yang disetujui negara
dan tidak mengakui otoritas partai komunis.
Selama dekade terakhir, ia berulang kali membela umat Kristen dalam perselisihan dengan pihak berwenang.
Ia berkata setidaknya tujuh pengacara Kristen lain telah dicabut izin prakteknya
karena membela kebebasan beragama.
Seorang pemilik bisnis di Chongqing meneriakan ketidakadilan di luar pengadilan setempat hari Selasa.
Ia berkata asetnya disita secara tidak sah oleh pemerintah.
Petugas polisi kemudian datang dan menyitas panduknya.
Selanjutnya perang di Iran berdampak tidak hanya pasar minyak tapi juga pasar pupuk.
Hampir sepertiga ekspor pupuk dunia melewati selat hormus.
Krisis pasokan pupuk dapat berdampak langsung pada musim tanam, di musim semi, dan ketahanan pangan global.
Bagaimana kekuatan pertanian China, yang juga adalah eksportir pupuk utama, mengatasi situasi ini?
China meningkatkan langkah-langkah untuk mengendalikan pasar pupuk domestiknya.
Pada akhir pekan, sebuah organisasi sektor pupuk mendesak para produsen pupuk untuk melepaskan cadangan mereka
memastikan akses pupuk yang terjangkau untuk lahan pertanian.
Selain itu, Reuters melaporkan beberapa hari yang lalu bahwa 50 hingga 75 persen pupuk China kini dilarang diekspor.
China adalah produsen terbesar biji-bijian dan pupuk dunia.
Dengan membatasi ekspor pupuk, China ingin memastikan ketahanan pangan untuk membangun sistem pasokan pangan yang mandiri.
James Gorry, penulis buku The China Crisis, mengatakan,
kekurangan pangan dan kelaparan dapat menjadi penyebab utama kerusuhan masal yang dapat mengancam kekuasaan rezim.
Pada tahun 2022, protes yang dipicu oleh kekurangan pangan meletus di tengah pandemi.
Ini adalah kejadian pertama dalam lebih dari tiga dekade dan dengan cepat menyebar ke berbagai kota, termasuk Shanghai.
Di luar pandemi, ketegangan antara Washington dan Beijing serta perang di Ukraina telah membuat Beijing lebih waspada.
Sekitar 30 persen pupuk dunia dikirim melalui slat hormus hingga Iran memblokir rute tersebut.
Ini segera menyebabkan harga pupuk melonjak dan China mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan harga domestik,
yang sekarang rata-rata kurang dari setengah harga global.
Namun, klien-klien China merasakan dampaknya.
Laporan media yang mengutip sumber internal berkata,
Beijing mungkin tidak berencana untuk mencabut larangan ekspor pupuk hingga Agustus.
Ekspor pupuk China mencapai 16 hingga 20 persen dari total impor untuk negara-negara seperti India, Brazil, dan Thailand berdasarkan data tahun lalu.
Untuk Selandia Baru dan Malaysia, bangsa tersebut sekitar 30 persen.