Pada 28 September 2026, Senat AS secara bulat mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) bipartisan S.4009, yaitu "Undang-Undang Perlindungan Falun Gong dan Korban Pengambilan Organ Paksa.”
RUU S.4009 bertujuan untuk memberikan sanksi terhadap warga negara asing yang terlibat atau membantu dalam perdagangan organ ilegal, serta mewajibkan Departemen Luar Negeri AS untuk memberikan laporan mengenai praktik pengambilan organ secara paksa yang terjadi di Tiongkok. Setelah disahkan, undang-undang ini akan mendorong komunitas medis AS untuk menjaga transparansi tinggi serta kedisiplinan diri yang etis dalam transplantasi organ, pertukaran ilmiah, serta penggunaan data internasional mengenai donor organ.
The US Senate has passed the S-4009 bill to protect Falun Gong and victims of forced organ harvesting. Meanwhile, practitioners in Japan raised awareness during the 20th Asian Games, engaging visitors from various nations. In Inner Mongolia, a 67-year-old woman was arrested for her beliefs, leaving her bedridden husband without essential care.
Halo pendengar sekalian, selamat datang di Berita Falun Gong.
Berita dilaporkan langsung dari Tiongkok dan seluruh dunia,
dari situs web Minghui.
Berita Minggu ini.
Senat AS mengesahkan S-4009, Rancangan Undang-Undang Perlindungan
Falun Gong dan Korban Pengambilan Organ Paksa, pada 28 September 2026.
Senat AS secara bulat mengesahkan rancangan Undang-Undang
RUU Bipartisan S-4009, yaitu Undang-Undang Perlindungan
Falun Gong dan Korban Pengambilan Organ Paksa.
Versi RUU dari DPR yakni Undang-Undang Perlindungan Falun Gong,
HR 1540, telah disahkan secara bulat pada Mei 2025.
Versi Senat S-4009 diajukan oleh Senator Ted Cruz,
Partai Republik Texas, dan Jeff Merkley, Partai Demokrat Oregon,
kepada Komite Hubungan Luar Negeri pada 5 Maret 2026.
Komite tersebut meloloskan RUU itu pada 17 Juni.
Pada 27 Juli, Senator James Reid melaporkan rancangan
undang-undang yang telah diamandemen tersebut kepada Senat,
yang kemudian memasukkannya ke dalam agenda sidang legislatif.
Senat selanjutnya mengesahkan S-4009 pada 28
September melalui persetujuan secara bulat.
Kini setelah S-4009 disahkan oleh Senat, RUU yang diamandemen tersebut
perlu diselaraskan dengan versi DPR dan disahkan kembali oleh DPR AS.
Kemudian jika Presiden menanda tanganinya atau tidak memvetonya
dalam batas waktu yang ditentukan, rancangan undang-undang
tersebut akan resmi menjadi undang-undang federal AS.
Jepang, pengunjung Asian Games ke-20
mempelajari tentang penganiayaan Falun Gong.
Asian Games ke-20 dibuka di Nagoya, Jepang pada 19 September 2026.
Dan pesawat jet melakukan atraksi terbang lintas di atas kota pada pagi
harinya, menarik banyak pengunjung ke Taman Hisaya Odori di pusat kota.
Praktisi Falun Gong memasang spanduk di Sakai,
salah satu distrik tersibuk di kota itu,
dalam bahasa Mandarin, Inggris dan Jepang.
Spanduk bertuliskan Falun Tafa Hao, Falun Tafa Baik, Chen San Ren Hao,
Sejati Baik Sabar Baik, Falun Tafa dilatih di seluruh dunia,
dan SOS, hentikan penganiayaan terhadap Falun Gong.
Seorang pria berusia 19 tahun dari Tiongkok mengatakan,
kontrol di Tiongkok semakin ketat sehingga semakin sulit
untuk bepergian ke negara-negara bebas seperti Jepang.
Ia mengatakan bahwa ia mengakses informasi dengan menggunakan
perangkat lunak untuk menghindari sensor informasi PKT di Tiongkok,
dan ia mengetahui tentang penganiayaan terhadap Falun Gong di Tiongkok.
Ia berbincang lama dengan seorang praktisi dan berkata,
saya sangat mendukung Falun Gong, dan saya berharap Tiongkok
akan segera bergerak menuju demokrasi, di mana setiap orang
menikmati kebebasan berbicara dan kebebasan berkeyakinan.
Seorang pria Tionghoa berusia 30 tahun yang tinggal di Jepang datang
ke stan dan berbicara dengan seorang praktisi berbahasa Mandarin.
Dia menceritakan beberapa pengamatannya dari Tiongkok.
Mengatakan bahwa ekonomi dan hak asasi manusia
di Tiongkok terus memburuk.
Akan lebih baik jika pemerintah Tiongkok
tidak melakukan apapun, katanya.
Ketika pemerintah bertindak,
kehidupan rakyat menjadi semakin sengsara.
Meskipun saya tidak tahu banyak tentang Falun Gong,
saya tidak percaya praktisinya akan membakar diri di lapangan Tiananmen
Praktisi itu memberitahu pria tersebut bahwa Falun Tafa
mengajarkan orang untuk hidup berdasarkan prinsip Chen Sanren,
sejati baik sabar, dan bahwa membunuh dan bunuh diri dilarang
Praktisi itu menunjukkan kepada pria tersebut cara mengakses
film dokumenter False Fire dan mencatat bahwa film itu
menganalisis aspek-aspek mencurigakan dari rekayasa bakar diri
di lapangan Tiananmen.
Jadi itulah yang terjadi, jawab pria itu.
Setelah mendengar PKT melakukan pengambilan
organ secara paksa yang disetujui negara,
Dua bersaudara dari Brazil yang tinggal
di Jepang mengatakan bahwa mereka ingin menandatangani
petisi untuk mendukung penghentian penganiayaan tersebut.
Salah satu dari mereka, Nakajima mengatakan, masih ada beberapa
negara totaliter komunis seperti Tiongkok di dunia saat ini.
Seperti Korea Utara dan Kuba,
pemerintahan komunis merugikan masyarakat manusia.
Setelah tiga orang berusia 20-an dari Indonesia yang bekerja
di Jepang berbicara dengan seorang praktisi,
mereka menandatangani petisi tersebut.
Wanita Mongolia Dalam ditangkap karena berlatih Falun Gong.
Suami yang tidak berdaya kehilangan perawat.
Pada 14 September 2026,
seorang wanita berusia 67 tahun di Kabupaten Ningcheng,
Mongolia Dalam, ditangkap karena keyakinannya pada Falun Gong.
Suami yang tidak berdaya yang selama ini bergantung padanya untuk
perawatan, kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Di Liusian, pertama kali dilecehkan oleh petugas
dari Komite Desa Wasimew pada 11 September 2026.
Mereka berdali sedang memeriksa keadaannya,
kemudian dia menceritakan kepada mereka tentang
manfaat yang dia peroleh dari berlatih Falun Gong.
Tiga hari kemudian, pada 14 September,
sekelompok petugas menerobos masuk ke rumah Li dan menangkapnya.
Banyak barang berharganya disita.
Polisi menolak memberikan informasi apapun
mengenai kasusnya ataupun lokasi penahanannya.
Suami Li yang hanya terbaring di tempat tidur,
kini harus mengurus dirinya sendiri.
Terima kasih telah mendengarkan Radio Minghui.
Untuk informasi lebih lanjut termasuk berita tentang
penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong di Tiongkok
dan berbagi pengalaman oleh praktisi di seluruh dunia,
silakan kunjungi situs web kami id.minghui.org.