00:00 Trump: Selat Hormuz Akan Dibuka, Juga untuk China 02:37 Menteri Perang AS: “Hari Paling Intens dalam Perang Iran”
Trump menjamin Selat Hormuz tetap terbuka bagi dunia, termasuk China, guna menstabilkan harga minyak global dan memperingatkan keras ancaman Iran. ---------- AS luncurkan serangan udara intensif ke Iran melalui Operasi Epic Fury guna melumpuhkan rudal, angkatan laut, dan ambisi nuklir mereka.
Presiden Trump mengumumkan AS telah membuka selat hormus untuk semua negara, termasuk China.
Pernyataan disampaikan hari Senin beberapa hari sebelum bertemu Xi Jinping.
Saya ingin tetap membukanya dan menjaganya tetap baik.
Ini tidak terlalu berkaitan dengan kita dibandingkan dengan China.
Kita membantu China di sini dan negara-negara lain karena mereka mendapat banyak energi dari selat ini.
Tapi kita punya hubungan baik dengan China.
Adalah kehormatan bagi saya melakukannya.
Kapal-kapal sebagian besar menghindari selat hormus karena takut diserang.
Harga minyak turun pada hari Selasa setelah melonjak lebih dari 100 dolar per barrel sehari sebelumnya.
Level tertinggi dalam lebih dari 3 tahun.
Trump berkata perang di Timur Tengah dapat segera berakhir.
Meredakan kekhawatiran tentang pasokan minyak global.
Trump juga memberi peringatan serius kepada Iran jika mereka memblokir aliran minyak.
Saya tidak akan membiarkan rezim teroris menyandara dunia
dan mencoba untuk menghentikan pasokan minyak dunia.
Jika Iran melakukan sesuatu dalam hal ini, mereka akan dihantam dengan tingkat yang jauh lebih keras.
Saya akan menghancurkan target-target mudah itu.
Dan kita akan menghancurkan dengan sangat cepat.
Mereka tidak akan bisa pulih lagi.
20 persen pasokan minyak global melewati selat hormus, jalur air penting antara Iran dan Oman.
Belaluinya kapal-kapal mengangkut minyak dan gas dari Timur Tengah ke China, Eropa, dan AS.
Trump berkata ingin menjaga aliran energi dan minyak tersebut
walaupun serangan ke Iran tetap berlangsung.
Dia juga mencatat AS akan mencabut sanksi terkait minyak tertentu untuk mengurangi harga energi.
Setelah konferensi pers, ia memposting di Truth Social
mengatakan upaya menjaga selat hormus terbuka adalah hadiah dari AS kepada China
dan negara-negara lain yang bergantung pada selat hormus.
Warga Iran telah memperhatikan pernyataan Presiden Trump tentang selat hormus.
Iran berkata pihaknya sedang menunggu armada angkatan laut AS di selat hormus.
CNN mengutip sumber yang berkata rezim Iran tidak akan membuka kembali selat meskipun ada ancaman Trump.
Laporan menunjukkan bahwa Tehran bahkan berencana mengenakan bea masuk pada kapal-kapal yang mencoba melewati jalur tersebut.
Presiden Trump memposting di Truth Social menanggapi klaim Iran berkata
jika Iran memasang ranjau di selat hormus dan kami tidak memiliki laporan tentangnya,
ranjau itu harus segera disingkirkan.
Jika karena alasan apapun ranjau dipasang dan tidak disingkirkan,
konsekuensi militer bagi Iran akan berada di tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Namun jika mereka menyingkirkannya, itu akan jadi langkah besar ke arah yang benar.
Serangan udara AS ke Iran akan mencapai tingkat paling intens.
Menteri Perang AS, Pete Hexas menyampaikan pernyataan itu pada konferensi PER selasa pagi
bersama Jenderal Dan Cain, Ketua Kepala Staff Gabungan.
Iran sendirian dan mereka sangat kewalahan.
Pada hari ke-10 Operasi Epic Fury, kita akan menang dengan fokus luar biasa pada tujuan kita.
Hari ini akan menjadi hari serangan paling intens kita di dalam Iran.
Pesawat tempur terbanyak, pesawat pembom terbanyak, serangan terbanyak,
intelijen lebih canggih dan lebih baik dari sebelumnya.
Di sisi lain, dalam 24 jam terakhir terlihat Iran menembakkan jumlah rudal terendah
yang mampu mereka tembakan hingga saat ini.
Hexas menambahkan bahwa ia ingin rakyat Amerika memahami
bahwa pemerintahan Trump tidak akan membiarkan apa yang ia sebut sebagai perluasan misi.
Ia berkata Presiden Trump telah menetapkan misi yang sangat spesifik untuk dicapai
dan bahwa operasi berfokus pada tiga tujuan utama,
menghancurkan persediaan rudal dan sistem peluncuran Iran,
menghilangkan kemampuan angkatan lautnya,
serta mencegah negara itu memperoleh senjata nuklir.
Sementara Jenderal Dan Cain berkata, AS sedang menyerang kapal-kapal penebaran jauh Iran,
menyerang lebih dari 5.000 target di sepanjang sayap selatan Iran.
Menurut Cain, Iran masih berjuang,
tetapi serangan rudalnya telah menurun sekitar 90 persen,
sementara serangan pesawat tabat awaknya telah menurun ke lebih dari 80 persen sejak operasi dimulai.
Cain juga menyampaikan rasa belasungkawa dan hormatnya kepada anggota militer AS yang gugur
dan bahwa pengorbanan mereka tidak akan dilupakan.