Jenewa Gagal, Rudal Siaga: Timur Tengah di Ambang Perang Besar

Jenewa Gagal, Rudal Siaga: Timur Tengah di Ambang Perang Besar

E
ET News
27 Tayangan video·19 Feb 2026  #iran #perundingan #amerika

Pada 17 Februari, Amerika Serikat dan Iran menggelar putaran lanjutan perundingan di Jenewa, Swiss. Namun hanya sehari kemudian, pada 18 Februari, media Amerika Axios menerbitkan analisis yang menyebut bahwa kemungkinan konflik bersenjata antara kedua negara kini lebih dekat dibandingkan perkiraan sebelumnya.
Laporan tersebut menyoroti fakta bahwa di tengah jalur diplomasi yang masih terbuka, Washington justru memperkuat postur militernya secara signifikan di kawasan Timur Tengah.
________________________________________
Pengerahan Besar-besaran Militer AS
Menurut laporan yang beredar pada 18 Februari, Amerika Serikat telah mengerahkan:
• Satu kelompok tempur kapal induk aktif di kawasan
• Ratusan kapal perusak dan kapal pendukung
• Lebih dari 170 pesawat angkut militer bersenjata penuh
• Tambahan lebih dari 50 jet tempur, termasuk F-35, F-22, dan F-16
• Satu kapal induk tambahan yang sedang dalam perjalanan menuju kawasan
Selain itu, dalam beberapa jam terakhir menjelang 18 Februari, terpantau pemindahan besar-besaran pesawat pengisian bahan bakar udara dan pesawat peringatan dini dari pangkalan di Eropa menuju pangkalan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Dua pesawat tanker KC-135 dilaporkan lepas landas dari RAF Lakenheath, Inggris, dikawal jet tempur F-15E Strike Eagle dalam dua gelombang terpisah. Pangkalan tersebut diketahui menampung lebih dari 30 unit F-15 yang diperkirakan akan dikerahkan sepenuhnya apabila konflik benar-benar pecah.
Sebelumnya, enam jet tempur siluman F-22 juga dilaporkan terbang dari Pangkalan Angkatan Udara Langley di Amerika menuju Inggris, dengan dukungan pengisian bahan bakar udara. Dalam kurun waktu singkat, tercatat pula 22 pesawat tanker KC-135 dan KC-46, 13 pesawat angkut C-17 dan C-5, serta satu pesawat peringatan dini E-3 bergerak dari Amerika menuju Eropa.
Seorang pejabat Gedung Putih menyebutkan bahwa skenario yang dipertimbangkan bukan sekadar serangan terbatas, melainkan operasi militer berskala besar yang dapat berlangsung beberapa minggu hingga lebih dari satu bulan. Kemungkinan keterlibatan Israel juga disebut terbuka.

#iran
#perundingan
#amerika

Stempel waktu