MOSKOW TERBAKAR! 137 DRONE UKRAINA TEMBUS PERTAHANAN RUSIA, KILANG RAKSASA MELEDAK DEKAT KREMLIN!

MOSKOW TERBAKAR! 137 DRONE UKRAINA TEMBUS PERTAHANAN RUSIA, KILANG RAKSASA MELEDAK DEKAT KREMLIN!

E
ET News
60 Tayangan video·19 Jun 2026  #iran #perang #krisis

19 Juni 2026 — Ukraina kembali menunjukkan kemampuan serangan jarak jauhnya dengan melancarkan salah satu operasi drone terbesar sejak perang pecah. Pada dini hari 18 Juni 2026, sebanyak 137 unit drone dilaporkan dikerahkan untuk menyerang berbagai target di wilayah Rusia, termasuk ibu kota Moskow. Serangan ini disebut memiliki skala yang jauh lebih besar dibandingkan gelombang serangan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Salah satu sasaran utama dalam operasi tersebut adalah Kilang Minyak Kapotnya, fasilitas energi strategis yang berada di bagian tenggara Moskow dan berperan penting dalam memasok kebutuhan bahan bakar ibu kota Rusia.
Ledakan Besar Guncang Kilang Minyak Kapotnya
Menurut laporan yang dikutip dari Kantor Berita Nasional Ukraina, Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, mengonfirmasi bahwa kilang tersebut mengalami serangan yang menyebabkan ledakan besar dan kebakaran hebat.
Sejumlah tangki penyimpanan minyak dilaporkan terkena hantaman drone dan langsung terbakar. Kobaran api yang membumbung tinggi terlihat dari berbagai wilayah di sekitar Moskow, sementara asap hitam pekat menyelimuti langit kota.
Kilang Minyak Kapotnya bukanlah fasilitas biasa. Kilang ini merupakan salah satu infrastruktur energi paling vital di kawasan Moskow dengan kapasitas pengolahan mencapai sekitar 11,6 juta ton minyak mentah per tahun, menjadikannya salah satu dari sepuluh kilang minyak terbesar di Rusia.
Fasilitas tersebut memasok sekitar:
• 40 persen kebutuhan bensin Moskow;
• 50 persen kebutuhan solar atau diesel;
• Sebagian besar bahan bakar penerbangan untuk bandara-bandara utama di wilayah Moskow.
Karena perannya yang sangat penting, serangan terhadap Kapotnya dinilai memiliki dampak strategis yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar kerusakan fisik pada fasilitas industri.

#iran
#perang
#krisis