
Rudal, Kapal Induk, dan Ledakan Misterius: 10 Februari Jadi Titik Balik?
Pada 10 Februari 2026, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan resmi ke Gedung Putih untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menurut pejabat senior Israel, pertemuan tersebut bukan sekadar konsultasi rutin, melainkan dialog strategis yang membahas skenario konkret menghadapi Iran, termasuk opsi militer apabila jalur diplomasi gagal.
Netanyahu dijadwalkan memaparkan pembaruan intelijen terbaru mengenai:
• Perkembangan program nuklir Iran
• Percepatan produksi rudal balistik Teheran
• Kesiapan militer regional Iran dan jaringan proksinya
Fokus utama pembicaraan mencakup ruang lingkup negosiasi AS–Iran serta langkah lanjutan jika perundingan runtuh.
________________________________________
Tiga Isu Kritis yang Dibahas
Sumber Israel mengungkapkan terdapat tiga perhatian utama dalam pembahasan tersebut:
1. Lonjakan kemampuan rudal balistik Iran
Intelijen Israel memperkirakan Iran dapat memiliki 1.500 hingga 2.000 rudal balistik dalam hitungan minggu atau bulan ke depan.
2. Kebebasan bertindak Israel
Israel menginginkan jaminan bahwa dalam kesepakatan apa pun di masa depan, Tel Aviv tetap memiliki kebebasan melakukan operasi militer terhadap target di Iran apabila dianggap perlu.
3. Koordinasi strategis dengan Washington
Israel menilai koordinasi militer dan intelijen dengan AS sangat krusial untuk menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan.
#iran
#israel
#amerika
