Lawan Dominasi China, Uni Eropa Akan Berinvestasi di Mineral Australia

NTD Indonesia
799 pengikut
Pembatasan ekspor tanah jarang China memicu Uni Eropa dan AS berinvestasi di mineral penting Australia. Ini demi mengamankan pasokan untuk industri AI dan pertahanan.
Baca artikel selengkapnya di: https://ntdindonesia.com/
------
NTD Indonesia di Ganjing World ☛ https://www.ganjingworld.com/s/NK2eJa2ngq
NTD Indonesia di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/
NTD Indonesia di Instagram ☛ https://www.instagram.com/ntdnewsindonesia/
Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/
#tanahjarang #mineralpenting #investasitanahjarang #mineralaustralia #dominasichina #rareearthmineral #tanahjarangchina
Pembatasan ekspor tanah jarang China menunjukkan betapa rapuhnya rantai pasokan mineral penting.
Menyusul AS, Uni Eropa kini bersiap berinvestasi di mineral penting Australia.
Hari Jumat, komisioner perdagangan Uni Eropa mengatakan mereka telah menyelesaikan putaran pertama proyek untuk mengamankan rantai pasokan.
Di antaranya, Uni Eropa memprioritaskan proyek mineral penting Australia setelah mengalami kekurangan logam tanah jarang dan litium,
yang vital bagi industri seperti AI dan pertahanan.
Ide-nya berasal dari Jepang, yang telah mengamankan pasokan mineral pentingnya dengan berinvestasi di pertambangan dan pabrik pengolahan.
Pada 2010, China memperlakukan larangan ekspor tanah jarang ke Jepang.
Walau larangan tidak diumumkan secara resmi, PYC China menghentikan pengiriman beberapa minggu dan menciptakan tekanan pada industri teknologi tinggi Jepang,
hingga Tokyo harus mendiversifikasi sumber pasokannya.
Uni Eropa dapat berpartisipasi di proyek Australia melalui kepemilikan saham, kesepakatan pasokan jangka panjang, atau investasi bersama.
Komisioner Perdagangan Uni Eropa berkata, rincian lebih lanjut akan segera diumumkan.
Pada bulan Oktober, AS dan Australia menandatangani kerangka kerja mineral dan tanah jarang untuk menangkal dominasi China.
Masing-masing negara berkomitmen setidaknya $1 miliar selama 6 bulan ke depan untuk meluncurkan proyek pertambangan dan pemurnian baru.
