Pesan telepon Trump dan Xi Jinping berbuah positif. Trump akan bertemu Xi di KTT APEC. Cina menunjukkan nada melunak dan memuji AS. ------------------------ Parlemen AS investigasi keterlibatan Partai Komunis China dalam jaringan kriminal di Amerika. Mereka menguasai pencucian uang, produksi ganja, dan fentanil.
00:00 Intro 00:11 Beijing Melunak Setelah Panggilan Telepon Xi-Trump 02:25 Jaringan Kriminal PKC Jadi Pusat Cuci Uang Kartel Meksiko
Setelah panggilan telepon dengan pemimpin rezim China, Xi Jinping,
Presiden Trump berkata ia akan bertemu langsung dengan Xi
di KTT APEC di Korea Selatan.
Namun China tidak mengkonfirmasi apapun.
Meskipun tidak ada kesepakatan yang dihasilkan dari pembicaraan itu,
nada Beijing tampaknya melunak.
Presiden Trump berbicara melalui telepon dengan pemimpin rezim China,
Xi Jinping, pada Jumat pagi.
Sekitar pukul 11 waktu setempat,
Trump menulis di media sosial bahwa percakapan tersebut sangat produktif.
Ia berkata ada kemajuan dalam pembicaraan dagang, fentanil,
perang di Ukraina, dan kesepakatan TikTok.
Dalam postingannya, Trump menyebut dua kali bahwa China telah menyetujui kesepakatan TikTok.
Pernyataan resmi Beijing tidak mengkonfirmasi hal itu,
tetapi mengisyaratkan nada yang lebih lunak.
Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa mereka menghormati keinginan para pelaku bisnis
dan menyambut negosiasi bisnis yang baik.
Perusahaan induk TikTok, ByteDance,
berterima kasih kepada kedua pemimpin,
dan berjanji mematuhi hukum AS agar aplikasi tetap tersedia.
China juga memuji perundingan baru-baru ini sebagai mencerminkan kesetaraan,
rasa hormat, dan rasa timbal balik.
Ini kontras dengan tuduhan Beijing yang biasa tentang unilateralisme dan hegemoni AS.
Secara mengejutkan,
Beijing juga menyatakan terima kasih kepada AS atas dukungannya selama Perang Dunia II.
Langkah ini menggemakkan unggahan terbaru Trump yang menandai parada militer China awal bulan ini.
Perlu dicatat bahwa pemerintah China yang bersekutu dengan AS selama perang,
dipimpin oleh Kuomintang, salah satu partai politik Taiwan saat ini,
dan bukanlah partai komunis China.
Meskipun perjanjian perdagangan antara AS dan China masih belum selesai,
AS dan Taiwan justru mencapai kesepakatan besar.
Menteri Pertahanan AS Brooke Rollins mengumumkan di hari yang sama
bahwa Taiwan akan membeli produk pertanian Amerika sinilai 10 miliar dolar AS,
termasuk kedelai, selama 4 tahun ke depan.
Ini terjadi ketika China terus menggunakan pertanian sebagai cara menekan Washington selama Perang Dagang.
Hingga pekan lalu, China belum memesan satu kargo kedelai pun untuk musim perdagangan yang baru.
Parlemen AS tengah melakukan investigasi penuh atas keterlibatan partai komunis China
dalam operasi jaringan kriminal di Amerika Utara.
Koresponden Louis Eduardo Martinez melaporkan.
Organisasi kriminal yang handal adalah yang paling sulit dilacak.
Mereka sangat terlatih dalam berkamuflase.
Mereka bisa sukses karena seperti yang ada katakan,
dikendalikan oleh sistem kejahatan yang keorganisir dari China.
Pasar ilegal ganja di AS mampu menghasilkan keuntungan sekitar 153 miliar dolar
bagi organisasi kriminal transnasional.
Warga negara China yang terafiliasi dengan PKC berhasil mengambil alih dua peran penting dalam bisnis kriminal di AS,
yakni pencucian uang dan produksi ganja.
Awalnya, kelompok warga negara China yang terhubung dengan jaringan kriminal asing
berhasil memasuki perkampungan Oklahoma melalui lintas perbatasan selatan.
Mereka membawa beberapa pekerja yang diberi iming-iming pekerjaan di Amerika Serikat.
Dalam waktu singkat, mereka berhasil membeli lahan
yang selanjutnya digunakan sebagai lokasi perkebunan ganja ilegal bersekala besar.
Saat pemerintahan sebelumnya, diperkirakan ada sekitar 200 ribu warga negara China
yang masuk ke AS secara ilegal.
Mereka berkomunikasi menggunakan WeChat
agar tidak terjerat otoritas AS dan membentuk jaringan kriminal yang canggih.
Selaku pemasuk utama bahan kimia dasar untuk produksi fentanyl di Meksiko,
organisasi ini menjadi pusat pencucian uang bagi kartel-kartel Meksiko
yang baru-baru ini ditetapkan sebagai organisasi teroris asing.
Jaringan pertegangan Hondesia, operasi Groval yang menjawab pejabat pemerintah,
jaringan pertegangan Satwaliar,
serta budidaya ganja di bawah naungan PKC.
Jaringan kriminal terafiliasi PKC ini telah mengurangi
viaya pencucian uang bagi kartel Meksiko dari 10%
menjadi 2% dari labah.
Meski pemerintahan Trump dinilai berhasil menerapkan
perlindungan terbatasan dan penegakan hukum,
Demokrat menyalahkan Presiden atas meningkatnya jaringan kriminal ini.
Perlu dicatat bahwa pemerintahan Trump telah menetapkan
kartel-kartel Meksiko sebagai organisasi teroris asing
dan memberi kewenang bagi Departemen Peran AS beserta aset militernya
untuk memerangi jaringan kriminal tersebut.