
Jalan Tol di Meizhou Guangdong Tiba-tiba Ambles, Setidaknya 24 Orang Tewas, 30 Orang Terluka

๐๐๐ฅ๐๐ง ๐๐จ๐ฅ ๐๐ข ๐๐๐ข๐ณ๐ก๐จ๐ฎ ๐๐ฎ๐๐ง๐ ๐๐จ๐ง๐ ๐๐ข๐๐-๐ญ๐ข๐๐ ๐๐ฆ๐๐ฅ๐๐ฌ, ๐๐๐ญ๐ข๐๐๐ค๐ง๐ฒ๐ ๐๐ ๐๐ซ๐๐ง๐ ๐๐๐ฐ๐๐ฌ, ๐๐ ๐๐ซ๐๐ง๐ ๐๐๐ซ๐ฅ๐ฎ๐ค๐, ๐๐จ๐ฌ๐ญ๐ข๐ง๐ ๐๐ง ๐จ๐ฅ๐๐ก ๐๐๐ซ๐ญ๐๐ข ๐๐จ๐ฆ๐ฎ๐ง๐ข๐ฌ ๐๐ก๐ข๐ง๐ ๐๐ข๐ก๐๐ฉ๐ฎ๐ฌ
Pada hari pertama liburan "May Day", sebuah segmen jalan tol di Meizhou, Guangdong, tiba-tiba ambles, menyebabkan jembatan layang putus, dan setidaknya 20 mobil jatuh dan terbakar. Kecelakaan ini mengakibatkan setidaknya 24 orang tewas dan 30 orang terluka.
------------------------
Pada sekitar pukul 2:10 pagi tanggal 1 Mei, di bagian jalan tol Meizhou di dekat Chayang, tiba-tiba jalan ambles, jembatan layang putus, dan lalu lintas dua arah terhenti. Video yang beredar di media sosial menunjukkan api yang besar dan asap tebal di tempat kejadian. Banyak kendaraan yang jatuh dari lokasi ambles tersebut dan terbakar; beberapa kendaraan hangus terbakar.
Saksi mata mengatakan bahwa saat melewati segmen jalan sebelum lokasi ambles, mereka mendengar suara ledakan besar dan melihat lubang besar berdiameter beberapa meter di belakang mereka.
Rekaman yang diambil oleh saksi mata menunjukkan segmen jalan tol yang ambruk dari sisi lereng bukit, dengan lumpur yang tergelincir puluhan meter. Hanya pagar jalan yang terhubung ke pilar yang tersisa tergantung di udara.
Pihak berwenang China Komunis menyatakan bahwa setelah segmen jalan tol sepanjang 17,9 meter ambruk, 20 kendaraan jatuh ke lereng. Hingga Rabu sore waktu setempat, kecelakaan tersebut telah menyebabkan 24 orang tewas dan 30 orang terluka. Namun, karena China Komunis sering menutupi fakta, masyarakat meragukan jumlah korban sebenarnya bisa lebih tinggi.
Beberapa orang menyatakan bahwa anggota keluarga mereka sedang melintasi jalan yang rusak tersebut dan tidak dapat dihubungi, sehingga mereka menggunakan media sosial untuk mencari anggota keluarga mereka. Namun, postingan terkait di media sosial diblokir. Pihak berwenang China Komunis terus menghapus video dan gambar terkait kecelakaan tersebut.
Selain itu, beberapa pengguna internet menanyakan kepada pihak berwenang China Komunis: "Sudah terjadi ambles tahun lalu, mengapa tidak mendapat perhatian serius? Apa yang dilakukan oleh pihak terkait?"
