Kisah Inspiratif: Penyebab Kemalangan adalah Diri Sendiri
Dalam kehidupan ini, banyak orang mengira kemalangan adalah hasil dari nasib yang buruk atau kesialan. Dengan mengubah sudut pandang atau kacamata kita saat melihat suatu situasi, berhenti mengeluh dan menganggap semua kejadian sebagai hal baik, niscaya kita akan selalu ‘bernasib baik.’
Penyebab kemalangan adalah diri sendiri.
Roy adalah seorang salesman.
Umurnya telah melewati setengah bayar.
Namun entah kenapa, bisnis yang dikelolahnya tidak sesuai dengan harapan.
Berkali-kali, ia mengalami kegagalan.
Semangatnya pun menurun, sehingga dia menjadi stress.
Roy seringkali marah-marah tanpa sebab.
Dan selalu mengeluh bahwa orang lain telah merugikannya.
Suatu hari, Roy bertekad ingin pindah rumah karena ia merasa rumahnya yang lama membawa kesialan padanya.
Ia pun berhasil menemukan rumah kecil yang bagus untuk ditinggali.
Lalu memindahkan semua barang-barangnya ke rumah barunya itu.
Namun baru saja ia pindah, pada malam harinya mendadak listrik di rumah tersebut padam.
Sehingga seluruh ruangan menjadi gelap gulita.
Roy mengumpat kesal dan berpikir bahwa rumah kedua itu pun pasti akan membawa kesialan padanya.
Karena sadar ia tidak memiliki lilin atau sumber penerangan lain,
Roy hanya bisa duduk termenuh, marah pada dirinya dan semua orang.
Saat itu, tiba-tiba di luar pintu terdengar ada suara ketukan.
Roy berjalan dalam kegelapan menuju ke arah pintu sambil merabah-rabah lalu berkata,
Rupanya di depan pintu berdiri seorang gadis kecil.
Gadis kecil itu berkata,
Roy menjawab dengan nada marah,
Ia pun membanting pintu di hadapan gadis kecil itu dengan menggerutu ia berkata pada dirinya sendiri.
Baru saja pindah, sudah ada yang datang untuk pinjam barang.
Memang di mana-mana orang itu sama saja kelakuannya.
Ketika ia sedang menggerutu tak berkesudahan, tiba-tiba di pintu terdengar lagi suara ketukan.
Roy segera membuka pintu rumahnya dan dia melihat gadis kecil yang sama sedang berdiri di sana.
Kali ini membawa dua batang lilin yang menyala di tangannya.
Gadis kecil itu berkata,
Tuan, nenek bilang kami telah kedatangan penghuni baru dan mungkin tidak membawa lilin.
Jadi lalu nenek meminta saya agar membawakan dua batang lilin ini untuk Anda.
Seketika itu juga Roy tertegun.
Dengan diam ia menyambut lilin dari tangan si gadis kecil itu dan mengucapkan terima kasih dengan terbata-bata.
Gadis kecil itu pun pamit dari hadapannya.
Sejak saat itu tiba-tiba Roy menyadari banyak hal.
Ia telah menemukan akar permasalahan dari kemalangan yang kerap menimpa dirinya.
Yaitu terletak pada sikapnya yang kasar, suka menggerutu dan suka mengeluh.
Ia berjanji bahwa ia akan mencoba untuk mengubah dirinya demi nasib yang lebih baik.
Dalam kehidupan ini banyak orang mengira kemalangan adalah hasil dari nasib yang buruk atau kesialan.
Dengan mengubah sudut pandang atau kacamata kita saat melihat suatu situasi,
berhenti mengeluh dan menganggap semua kejadian sebagai hal baik.
Niscaya kita akan selalu bernasib baik.
Terima kasih.