LELUHUR BADUY SUDAH PERINGATKAN! Bencana Besar Ini Terjadi Akibat Manusia Rusak Alam!

Refleksi Budaya
Refleksi Budaya
21 pengikut
1 Tayangan video·5 Nov 2026  #Baduy #SundaWiwitan #KearifanLokal

Halo Sahabat Refleksi Budaya! Selamat datang kembali di kanal kita, ruang perenungan makna dan nilai-nilai luhur Nusantara.
Di episode kali ini, kita menyelami pesan mendalam dari Ayah Karmain, seorang sosok warga dari Baduy, mengenai ajaran sakral Sunda Wiwitan tentang hubungan erat antara manusia dan alam semesta
.
Masyarakat Baduy memegang teguh amanah leluhur Pikukuh Karuhun yang berbunyi: "Gunung teu menang dilebur, lebak teu menang dirusak; lojor teu menang dipotong, pendek teu menang disambung"
. Falsafah ini menegaskan bahwa alam harus dijaga keseimbangannya apa adanya tanpa dikurangi, ditambah, maupun diubah bentuknya
.
Ketika gunung-gunung dikeruk, hutan dirusak, dan keserakahan manusia melampaui batas, hukum alam akan bekerja
. Peringatan tersebut datang dalam bentuk berbagai fenomena bencana alam hingga wabah penyakit yang menggeingkan manusia dan tidak memandang status sosial, baik kaya maupun miskin
.
Melalui tugas Tapa di Wiwitan, masyarakat Baduy mengajarkan pentingnya menahan nafsu, hidup bersahabat tanpa batasan dengan bumi, serta kembali ke pola hidup sederhana
. Mari kita renungkan bersama: sudahkah kita sadar dan menjalankan peran kita untuk menjaga bumi tempat kita bernaung?
#Baduy #SundaWiwitan #KearifanLokal #RefleksiBudaya #FilosofiBaduy #AyahKarmain #BencanaAlam #PeringatanLeluhur #MisteriNusantara #FLKS #ViralIndonesia