LVMH dan Hermès Terpukul: Saat Krisis Properti dan Ekonomi China Menghantam Barang Mewah

Penjualan di China lesu dan pengeluaran AS menurun. Industri barang mewah Eropa terpukul hebat, hingga sepuluh perusahaan teratasnya kehilangan nilai sebesar 350 miliar dolar tahun ini.
Baca artikel selengkapnya di: https://ntdindonesia.com/
NTD Indonesia di Ganjing World ☛ https://www.ganjingworld.com/s/NK2eJa2ngq
NTD Indonesia di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/ NTD Indonesia di Instagram ☛ https://www.instagram.com/ntdindonesian/
NTD Indonesia di Threads ☛ https://www.threads.com/ntdindonesian/
NTD Indonesia di X ☛ https://www.X.com/ntdindonesian/
#LVMH #hermes #barangmewah #merkmewaheropa #tasmewah #konsumenchina #taipanchina #propertichina #ekonomichina #sahamchinaanjlok
Ringkasan Video
Dibuat oleh AITen European luxury giants have seen a combined value drop of $350 billion this year, primarily driven by a slump in Chinese demand. While LVMH and Hermes are the hardest hit, the decline is linked to China's economic struggles, a crashing stock market, and a property sector crisis, alongside a cooling luxury market in the United States ahead of mid-term elections.
