TIMUR TENGAH DI AMBANG LEDAKAN! Trump Pertimbangkan Serang Iran, Houthi Gempur Riyadh

ET News
ET News
1 Tayangan video·21 Sep 2026  #iran #houthi #saudi

21 September 2026
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat tajam pada 19–20 September 2026, setelah kelompok Houthi di Yaman melancarkan serangkaian serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Arab Saudi. Situasi menjadi semakin sensitif karena pada saat bersamaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dirinya tengah mempertimbangkan langkah berikutnya terhadap Iran, sementara Teheran meningkatkan kesiapan militernya dan tetap membuka jalur diplomasi.
Pada 19 September 2026, Arab Saudi mengonfirmasi bahwa Houthi menembakkan rudal balistik menuju ibu kota Riyadh. Koalisi pimpinan Saudi menyatakan rudal tersebut berhasil dicegat dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara.
Serangan itu menjadi sangat penting karena merupakan serangan pertama terhadap Riyadh sejak konflik Saudi-Houthi kembali mengalami eskalasi pada Juli 2026. Selain Riyadh, Saudi menyatakan serangan atau upaya serangan juga terjadi terhadap Bisha, Taif, Farasan dan Yanbu. Houthi sendiri mengklaim menggunakan kombinasi rudal balistik, rudal jelajah dan pesawat nirawak untuk menyerang sejumlah sasaran di wilayah Saudi.
Asap tebal dan kobaran api terlihat di sekitar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Namun, terdapat perbedaan antara laporan awal mengenai dampak serangan dan pernyataan resmi Saudi. Karena itu, rincian kerusakan di kawasan bandara masih harus diperlakukan secara hati-hati.
Perkembangan tersebut terjadi ketika perhatian dunia juga tertuju pada Presiden Trump.
Trump sebelumnya berada di Camp David, Maryland, tetapi mempersingkat kunjungannya dan kembali ke Gedung Putih pada Sabtu malam, 19 September 2026, lebih cepat dari rencana sebelumnya. Gedung Putih tidak memberikan penjelasan resmi yang menghubungkan perubahan jadwal itu dengan satu peristiwa tertentu.

#iran
#houthi
#saudi