A group of adventurers ventures into the forests of Kalimantan during the dry season to fish in receding waters. They successfully catch various species, including large snakehead fish (Gabus/Channa), soft-shell turtles (Labi-labi), and Baung fish, using a mix of traps and casting techniques before helping a stuck vehicle on their way home.
Inilah yang terjadi ketika kami menemukan gendangan air yang ternyata dipenuhi ikan-ikan jumbo.
Beberapa bahkan berhasil kami tangkap hanya dengan tangan kosong.
Tapi saat kami mengangkat rawai, kami justru mendapatkan kejutan yang super berat.
Cepat, cepat, cepat, cepat, cepat, cepat, cepat, cepat, cepat, cepat.
Guru, hentikan Guru.
Ngapain kamu di atas itu Guru?
Deng, deng, deng.
Mau ditangkap kah?
Coba lihat ini. Lihat nggak?
Nggak tahu. Lari-lari itu.
Lihat nggak?
Jalan dia.
Tapi dipasang perangkap nggak di situ?
Ikan semua tuh.
Ini nggak bisa keluar kayaknya, Bang.
Nggak bisa keluar kayaknya dia ini.
Lompat-lompat kayak gitu.
Mantap, guys.
Kelihatan, guys.
Ya, teman-teman. Jadi kita sudah ada di dalam hutan Kalimantan, teman-teman.
Dan ikannya banyak banget.
Jadi kondisi sekarang itu lagi surut, teman-teman.
Jadi ikan-ikan pada lari-lari.
Kelihatan, guys.
Itu perkiraan ikan sanamaru dan lain-lain.
Oh, ini di sini.
Nih, lari-lari dia.
Di sebelah sana perkiraan ikannya.
Ikan Canakihung.
Di sebelah sana.
Coba digalau.
Ada lah.
Nih, nih, nih.
Dorong ke pinggir.
Angkat ke pinggir.
Ada?
Kan?
Bisa ada nggak?
Rasa-rasanya.
Kayaknya tidak masuk.
Ada?
Kena kaki?
Kena kaki.
Geli, lah.
Iya.
Loncat beliau.
Iya.
Masuk ke dalam jebakan.
Lari, kah?
Lari ke sini.
Nice. Loncat.
Masih, tuh.
Ini ada dua, nih.
Ih, apa tuh?
Bukas apa tuh mati, tuh?
Apa yang mati, tuh?
Randang.
Randang besar, loh.
Coba ini, tuh.
Ini dia yang banyak, guys.
Goblin.
Goblin, rupanya.
Ada juga yang ini, nih.
Nah, ayo keluar.
Ada, lah.
Ada labi-labi.
Satu ekor. Ada. Dalam.
Tuh, sebelah sana. Kanan. Kiri, kiri.
Kirimu.
Dapat nggak?
Waduh, lari ke darat.
Wih, dapat, kah?
Akhirnya dapat juga, beliau.
Lompat lagi.
Iya, memang situ tadi banyak.
Mantap.
Dapat lagi? Yang tadi, kah?
Botol, botol, botol.
Ada labi-labi.
Ada baldi labi-labi, guys.
Ada lebih labi, tuh, Goblin.
Kamu pegang, tuh. Nah, iya, tuh.
Lebih labi.
Naik, naik, naik.
Sabar, sabar, sabar.
Mau ditangkap.
Waduh.
Jago dia.
Ada lagi?
Banyak, cuy.
Sini, Am.
Kayaknya dapat lagi.
Wow.
Cana Kihung, cuy. Alias Gabus.
Lihat kanan. Banyak.
Ada yang patah, kah?
Kayak ada yang keluar.
Gabus semua, lah.
Kok bisa? Mantap.
Tiga ekor saja.
Ada yang mati.
Gabus tok.
Semua gabus.
Di balik layar ada
kameramen Burhaka.
Ini dia, guys.
Tiga, lah, yang mati.
Mantap.
Seperti ikan.
Cana.
Ya.
Cana cebur.
Dapat lagi.
Kalau sudah rejeki, tuh.
Ini ikan kesukaan
Bang Kiko, guys.
Banyak kesukaan dia, nih.
Gabus.
Kesukaan dia, ini.
Lepas.
Gabus.
Dapat, guys.
Gabrus.
Gabus.
Gabus, guys.
Ada gabus disini, ternyata.
Gabus jual
penjahatnya, nih.
Bismillahirrahmanirrahim.
Ampun.
Ampun, guys.
Pindah kita, guys.
Sebelah sini.
Gerik.
Rajaknya, nih.
Jumbo, guys.
Jumbo.
Waduh.
Nah.
Jumbo.
Gerik.
Satu kilo, guys.
Mantap.
Ini jalur air,
sebenarnya, guys.
Tapi kering, sudah.
Satu-satunya yang
masih lembut.
Ini kalau dienjak, lembut.
Masih ada sedikit basah.
Hei, bali-bali.
Ayo.
Lepas, ya.
Kuyak, kuyak.
Kecil menari
Pelan memanggil hari
Wajan tua
Bergoyang ikut bernyanyi
Hadirkan hangat
Di tengah sunyi
Aroma kayu
Naik bersama
Angin daun
Berbisik lembut di tepi
Tebing
Air sungai mengalir
Jadi sahabat
Menjaga damai setiap langkah
Mendekat di alam liar
Aku temukan rasa
Hangat sederhana
Yang tak pernah
Dusta
Langit dan bumi
Jadi satu cerita
Memasak hati
Menyatu dengan
Alam semesta
Tipis turun
Menutup lembah
Burung bernyanyi
Sambut cahaya cerah
Setiap adukan
Menyimpan perjalanan
Membawa pulang tenang
Dan kenangan
Di sela sunyi
Aku dengar alam berbicara
Tentang rumah yang
Tak perlu diukir kata
Hanya api
Angin dan langkah
Sederhana mengajarkan
Damai yang jarang
Kita rasa
Di alam liar
Aku temukan rasa
Hangat sederhana
Yang tak pernah
Dusta
Langit dan bumi
Jadi satu cerita
Memasak hati
Menyatu dengan
Alam semesta
Di alam liar
Aku temukan rasa
Memasak hati
Yang tak pernah
Di alam liar
Aku temukan rasa
Yang tak pernah
Di alam liar
Aku temukan rasa
Yang tak pernah
Di alam liar
Harum
Kita coba
Bapuyo dulu
Harum
100 ribu
Dicacap, dicunyah, talan
Memang gila
Bapuyo
Gimana
Mantap
Sedap
Bismillah
Bismillahirrahmanirrahim
Baru ngangkat
Sudah dapat
Baung
Baung sedarin lagi
Poin pertama
Awas patil
Baung sedarin lagi
Hati-hati patilnya
Habis-habis aja disini
Awas
Ini ada nih
Ngeri
Mantap
Membesar sedikit
Membesar guys
Awas
Sadarkan diri
Monster itu
Dirilis ya
Parit guys
Ada tang
Potong apanya
Potong talinya
Rilis
Cepat
Dapat beras guys
Alhamdulillah
Dapat beras
Beras pilihanku halal
Asik
Hati-hati
Patilnya
Kita pindahkan kelamando
Kita pindahkan kelamando dia tidak terima
Ternyata guys
Tidak terima dia
Tenggelamkan
Kalau begitu lari
Tidak ada
Itu ada
Puyu
Puyu dan sepat
Bisa kita potong
Langsung keluar
Apa
Gabus dengan
Gabus semua
Masukkan lagi
Kita ambil umpan
Ada tebakang kan
Mantap itu
Tebakang itu satu
Terus ada kepar
Umpan
Nemu joran kita
Suka pilih
Aku suka pilih
Aku ambil yang ini
Dapat joran kita
Kita bikin umpan dulu
Potong-potong
Jumbo
Mantap besar
Dia harus diangkat
Kalau tidak dia melawan
Bahaya
40 cm
Ini kan 30 cm
Di sini lagi
40 cm
Strike
Masuk perahu dia
Gabus Papua
30 cm lebih
Samput guys
Saya juga dapat
30 cm lebih
Yang hasil casting
Besar-besar
Baru hari ini
Keberuntungan
Awas
Longgar
Kita ukur
Kayak 40 cm
Buang saja
Jangan
Kita sudah bosan makan mie
Jumbo
35 cm
Satu
Satu lagi
Lepas
Putus lagi
Kita akhiri saja
Hasil
Yang casting dulu
Dan jumbo
Lepas satu
Tur
Silahkan
Pulang kita guys
Rapi-rapi dulu
Jangan jeralah
Kami terlalu banyak
Menghabiskan beras
Setelah packing
Ternyata barangnya banyak
Jahat pecah itu lumayan
Kalian tahu fungsinya apa?
Bahannya dari ulin
Kita membantu mobil beliau
Macet guys
Kita bantu tarik
Siap belum?
Bisa sudah
Pelan-pelan saja
Sudah
Selamat
Kami balik dulu
Makasih
Terima kasih banyak
Alhamdulillah yang kedua
Jelas tidak ada jarak
Makasih
Makasih banyak
Jangan jeralah beras kami habiskan
Makasih pak
Alhamdulillah
Makasih banyak
Alhamdulillah pelayanannya
Kita berpisah disini
Kawan-kawan
Terima kasih banyak
Jangan jeralah
Nanti lagi kita
Mereka berangkat
Barangnya ternyata
Lebih banyak dari aku
Barangku yang banyak
Bertualang
Jiwamu
Sungai biru
Jadi hulu
Sampai ke laut
Makan kentang goreng
Rindu gak?
Lama gak papa?
Iya