DUA SEKAWAN PENEBANG POHON

MANUH BALI CHANNEL
397 pengikut
102 Tayangan video·30 Agu 2026
Beliau beliau ini sudah menekuni pekerjaan ini puluhan tahun, mereka berdua beasal dari Sumba NTT
Dibuat oleh AI·Mungkin mengandung kesalahan
Ringkasan Video
Dibuat oleh AICornelis Bani, a professional tree cutter from Sumba with 10 years of experience, discusses his land-clearing work in Bali. He operates as a freelance service provider via Facebook, specializing in cutting down trees and clearing vegetation, typically completing a standard project within three days depending on the complexity and site requirements.
Ini sudah 2 bulan ya, di Bali sudah lama dari baru-baru di sini juga.
Ya, berawal dari golok saja, Pak. Seperti ini.
Nah, terus setelah dapat hasilnya baru bisa hicil pelan-pelan yang kecil.
Terus yang besar.
Cornelis Bani, ya. Cornelis Bani.
Itu bukan nama perusahaan, Pak. Itu nama pribadi.
Oke, Nis. Kira-kira berapa lama pekerjaan ini?
Paling tidak 3 hari, Pak Selesai.
Karena ini lumayan sekitar 20 arah masuk, ya.
Ya, 3 hari.
Terus nanti pohon-pohon yang ditebang ini diapain?
Ya, mungkin kalau memang disuruh untuk bersihkan, kami siap untuk membersihkannya.
Tapi kalau memang, ya, tambahan biaya.
Kalau memang tidak, kami tinggal begini saja.
Mungkin tergantung dari pemilik.
Lahannya nanti dia mau apa, kan? Dia mau bangun atau gimana, kan?
Tentu ini dibersihkan, Pak.
Nama saya Cornelis Bani.
Asli dari Sumba, Wardaya.
Ini pekerjaan saya sebagai tukang motong.
Sudah mau jalan 10 tahun.
Kami sebagai tukang motong tidak punya kantor.
Cuma panggilan saja.
Di Facebook saja, ya.
Kegiatan burungan segini ini kira-kira berapa lama dikerjakan?
Kalau segini ini dikerjakan, kami milmal 3 hari.
Ini silahannya burungan?
Iya, burungan.
Apa kendalanya biasanya kalau mengerjakan pekerjaan begini?
Kalau yang paling susah itu?
Yang paling susah itu.
Pertama, kalau ada kabel.
Yang kedua, kalau dahannya arah ke rumah.
Itu yang paling berisiko.
Jadi ketinggian pohon itu tidak ada masalah?
Kalau ketinggiannya itu bermasalah juga.
Iya, berisiko juga.
Mesti pakai alat apa lagi?
Perlu alat crane, tidak perlu?
Tidak pernah.
Kadang kami pakai patok beton saja.
Untuk pakai tangga.
Satu saatnya itu saja.
Oke, terima kasih.
Terima kasih.
