
Rahasia Terbongkar!!! Buddha dan Yesus Pernah Menjalani Enam Kehidupan Bersama?
Salam sehat sejahtera! Jumpa lagi di channel Mata Ketiga
Dalam legenda-legenda kuno Timur dan Barat, ada dua kisah kelahiran agung yang sejak dahulu dianggap sebagai peristiwa suci dan penuh misteri.
Di Timur, ada kisah Ratu Maya yang bermimpi seekor gajah putih memasuki rahimnya. Dari peristiwa itu, lahirlah Siddhartha Gautama, sosok yang kelak dikenal sebagai Buddha, Sang Tercerahkan.
Di Barat, ada kisah Perawan Maria yang menerima kabar sukacita melalui lambang Roh Kudus, yang sering digambarkan dengan burung merpati putih. Dari peristiwa itu, lahirlah Yesus Kristus, sosok yang kemudian menjadi pusat iman Kekristenan dan mengubah arah sejarah dunia.
Dua kisah ini terjadi di tempat berbeda.
Buddha lahir di India kuno.
Yesus lahir di wilayah Palestina.
Dua sosok ini juga hidup pada masa berbeda.
Buddha diperkirakan hidup sekitar abad ke-6 sampai ke-5 sebelum Masehi.
Yesus hidup sekitar awal abad pertama Masehi.
Namun anehnya, meski terpaut sekitar lima ratus tahun, ajaran keduanya memiliki getaran batin yang sangat mirip. Buddha berbicara tentang pelepasan keterikatan, kekosongan, welas asih, dan jalan pembebasan dari penderitaan. Yesus berbicara tentang kasih, pengampunan, kerajaan surga, dan kehidupan yang tidak lagi dikuasai dunia.
Selama ribuan tahun, manusia melihat Buddha dan Yesus sebagai dua tokoh agung dari dua tradisi yang berbeda.
Tetapi bagaimana jika di balik semua itu ada rahasia yang jauh lebih besar?
Bagaimana jika kedua sosok ini sebenarnya bukan dua tokoh yang benar-benar terpisah?
Bagaimana jika Buddha dan Yesus pernah berjalan bersama dalam banyak kehidupan, saling mendampingi, saling menguji, saling menguatkan, dan bersama-sama mempersiapkan sebuah misi spiritual raksasa yang berlangsung selama tiga ribu tahun?
