Berhadapan langsung dengan Penyiksaan di Kamp Kerja Paksa Tiongkok

Berhadapan langsung dengan Penyiksaan di Kamp Kerja Paksa Tiongkok

F
140 Tayangan video·25 Feb 2026

Pernyataan Pribadi Bapak Gang Chen (2003)

Nama saya Gang Chen, berasal dari Marlton, New Jersey. Saya tiba di Amerika Serikat tiga bulan yang lalu dari Beijing. Sebelumnya, saya menjabat sebagai manajer logistik di kantor cabang Carlsberg Int’l Corp di Beijing. Saya ingin membagikan pengalaman pribadi saya sebagai seorang praktisi Falun Gong di Tiongkok.

Pada bulan Juni 2000, saya dikirim ke Kamp Kerja Paksa Tuanhe di Beijing untuk menjalani masa tahanan selama satu tahun tanpa melalui proses persidangan. Hal ini terjadi murni karena saya melakukan latihan Falun Gong.

Di dalam kamp kerja paksa tersebut, petugas polisi menggunakan serangkaian metode pencucian otak untuk memaksa saya melepaskan Falun Gong. Cara-cara yang mereka gunakan meliputi ancaman, kebohongan, propaganda, serta penyiksaan secara fisik maupun mental. Pada suatu hari di bulan September 2000, saya melihat polisi memukuli dan menyetrum praktisi Falun Gong lainnya yang bernama Tiantong Sun. Mereka menggunakan sekitar 10 tongkat listrik secara bersamaan karena ia menolak ikut dalam pertemuan yang mengutuk Falun Gong.

Selama berada di kamp kerja paksa, saya hanya diperbolehkan tidur kurang dari empat jam sehari. Pada bulan September 2000, mereka bahkan tidak mengizinkan saya tidur selama lima belas hari berturut-turut. Di saat yang sama, saya tetap dipaksa melakukan kerja paksa yang sangat berat atau harus menahan penyiksaan fisik di siang hari. Pada suatu hari di bulan Oktober 2000, seorang polisi bernama Shi menyetrum saya terus-menerus dengan tongkat listrik sedemikian rupa hingga sebagian besar kulit di bagian lengan, leher, kepala, dan punggung saya mengalami luka bakar.

Info selengkapnya: https://id.faluninfo.net/gang-chen-transformasi-paksa-dipenjara-tiongkok/

Stempel waktu