RAKYAT CHINA MELUAPKAN AMARAH YANG LUAR BIASA, MENGUTUK LELUHUR PARTAI KOMUNIS HINGGA DELAPAN GENERASI

RAKYAT CHINA MELUAPKAN AMARAH YANG LUAR BIASA, MENGUTUK LELUHUR PARTAI KOMUNIS HINGGA DELAPAN GENERASI

D
76 Tayangan video·21 Feb 2026

CHINA 2026: IMLEK PALING SUNYI DAN AMARAH YANG MELEDAK

Tahun Baru Imlek 2026 yang seharusnya penuh hingar bingar justru berubah menjadi "kota hantu" yang mencekam. Di balik sunyinya jalanan Beijing, Shanghai, hingga pelosok desa, tersimpan bara api kemarahan rakyat yang mulai mencapai titik didih.

Ekonomi di Titik Nadir

Bukan lagi kemeriahan, yang terlihat di wajah warga adalah kemuraman dan keputusasaan. Sulitnya mencari lapangan kerja membuat warga terjepit:

Pengangguran Merajalela: Banyak orang tidur di jalanan; investasi selalu berujung rugi.

Krisis Harapan: Generasi muda kehilangan arah, merasa tidak ada masa depan meski sudah bekerja keras.

Kriminalitas Terpaksa: Maraknya penipuan telekomunikasi akibat himpitan ekonomi yang ekstrem.

SUARA PERLAWANAN: "TURUNKAN XI JINPING!"

Narasi kemakmuran yang selama ini digaungkan Partai Komunis China (PKC) seolah runtuh. Meski pemerintah mencoba membungkam "emosi negatif" melalui sensor ketat internet, keberanian warga justru meningkat. Video-video warga yang secara terbuka mengutuk korupsi pejabat hingga menyerukan pengunduran diri Xi Jinping viral di mana-mana.

Rakyat kini mulai memisahkan antara "cinta tanah air" dan "cinta partai". Mereka merasa tatanan sosial telah membusuk dan korupsi sudah mendarah daging dari level desa hingga pusat.

China saat ini ibarat pegas yang ditekan hingga batas maksimal. Ada firasat kolektif bahwa sebuah "ledakan besar" atau perubahan drastis akan segera terjadi karena daya tahan rakyat telah habis.