
KENDARAAN LAPIS BAJA MEMBLOKIR SEMUA JALAN! PASUKAN BERSENJATA MEMBANJIRI JALANAN – PERANG SAUDARA PKC MELEDAK?
Pada akhir Januari 2026, Beijing dilanda guncangan politik hebat setelah Xi Jinping menggulingkan dua jenderal terkuatnya, Jang Yuxia dan Liu Jenli. Langkah ini memicu krisis kendali yang belum pernah terjadi sebelumnya di jantung kekuasaan Tiongkok, Jong Nanhai. Situasi semakin memanas dengan munculnya rumor kematian mendadak para tetua partai, termasuk Hu Jintao, yang diduga sebagai bagian dari pembersihan politik brutal untuk melenyapkan oposisi.
Laporan lapangan menunjukkan suasana darurat militer tidak resmi di Beijing, ditandai dengan konvoi tank, penutupan jalan raya, dan tembakan misterius. Keheningan dari komando militer daerah dan sinyal perlawanan pasif dari media negara menunjukkan adanya keretakan mendalam dalam loyalitas PLA.
Ketegangan mencapai puncaknya setelah laporan mengenai percobaan kudeta yang gagal oleh faksi Jang Yuxia pada 18 Januari. Xi Jinping kini terlihat mengenakan rompi antipeluru bahkan dalam pertemuan internal, mencerminkan ketakutan akan pembunuhan. Dengan hancurnya struktur Komisi Militer Pusat dan pembersihan ribuan kader senior, rezim Xi Jinping dianggap sedang berada di ambang kehancuran internal akibat "penghancuran diri" politik.
