Tertahan di orang?
Apalagi lingkaran 1 atau lingkaran 2?
Sudah berteriak, ini keliru
Ini harus ditindak
Pidatunya Pak Prabowo selalu begitu, tapi
Apa ini, masyarakat sipil, akademisi, dan segala macam
Seperti Pak Mahfud selalu bersuara
Nah, sampai akhirnya begini
Ya
Pada tanggal 29 Mei
Tahun ini
Saya mengumpulkan beberapa teman dari
Guru besar dari UGM
UII
UWM
Dan beberapa
Di Jogja
Kesimpulan pertama, tanggal 29 Mei
Pak, nampaknya
Tidak ada harapan kita memberi masukan ke Pak Prabowo
Karena
Setiap masukan itu tidak pernah direspon
Sesuai dengan yang dimasukkan
Responnya selalu keadaan baik-baik saja
Ini pandangan para toko
Pandangan toko, dari UGM nih
Di yang tanggal 29
Saya sering kalau ke Jogja saya ngajak makan
15 orang, 20 orang
Sambil berdiskusi
Sudah Pak, itu
Dan kita sekarang
Apa, tidak usah berikan
Masukan lagi, biar
Kita sekarang bekerja lain
Mencetak kader bangsa ke kampus-kampus
Tidak usah dibawa ke politik praktis
Kasian kampus nanti diteror
Oleh kekuatan luar
Oleh kode, polisi, pemerintah
Kasian rektornya
Kita tidak usah mengatasnamakan kampus
Kalau kuliah di kampus, yang filosofi
Filosofi saja
Jadi kesepakatan para akademisi
Iya pendapat
Kesepakatan tidak ada gunanya
Pandangan
Sudahlah kita berhenti saja
Itu nanti akan kepentok sendiri
Kalau begini caranya
Kenapa, kan setiap ada masukan ke presiden
Ya didengar, didengar
Tapi tidak ada follow up
Sesuai dengan masukan itu
Yang kedua, kalau disampaikan ke level berikutnya
Di menterinya atau siapa
Nampaknya tidak sampai juga ke presiden
Atau menterinya ini tidak ngerti
Terhadap usul
Sehingga tidak pernah ada
Sudah kita beri, tidak pernah ada reaksi
Yang menuju ke arah itu
Sudahlah kita dimajak
Capek kita
Biar jalan, ini kan pemerintahan
Yang sah gitu, biar jalan saja
Tapi pak, ini akan kepentok
Pada satu situasi
Di mana dia akan membentuk sesuatu
Ketemu lagi
Tanggal 27 Juli
Anda ikut di Jogja
27 Juli ya?
Baru kamu kan?
Sama kesimpulan
Udah enggak usah masukkan lagi
Biar aja nanti kepentok, sekarang kepentok
Iya kan?
Terjadi betul
Karena enggak pernah masuk
Bahaya sekali pak, kalau pesan-pesan
Dari masyarakat
Dan itu artinya kan menjauhkan presiden dari komunitas
Real, real, kondisi real yang terjadi
Iya, karena terkadang
Yang kita dengar ya rumornya
Itu kalau para menteri apa
Ketemu presiden itu, muji-muji aja
Bukan memberi masukan, oh Fidato
Bapak tadi bagus, tidak ada presiden
Belumnya Fidato gitu, bapak
Nah gitu kan
Oh sangat tidak sehat
Presiden kalau Fidato, pastilah
Kalau cuma ingin
Dengar pendapat, pasti orang yang di depan dia
Pasti akan
Yang bagus meskipun tidak bagus
Kan begitu namanya presiden, bagus bapak
Nah kenapa
Tidak memberi masukan yang benar
Saya teringat ya
Tulisan Hatta
Memperingatkan cara kepemimpinan
Bung Hatta
Bung Hatta dulu
Menjelang masuknya Jepang
Tahun 1941
Dia menulis artikel
Judulnya karakter
Dia memperingatkan kita
Sebelum merdeka puji-pujian
Kata Hatta
Puji-pujian itu tiada memberi petunjuk
Dan tidak sedikit pemimpin yang jatuh
Karena suka pujian
Ini kata Bung Hatta
Jadi pemimpin itu lebih banyak minta dikritik
Daripada minta dipuji terus
Gitu
Pangkal utama
Pendidikan karakter, ini kata Bung Hatta
Pangkal utama
Pendidikan karakter adalah
Cinta kebenaran
Dan berani
Berkata sesuatu yang
Salah kepada juragan
Berkata yang
Salah kepada juragan
Berani menyampaikan
Kepada kepemimpinan kelipa
Ini salah
Nah ini sebenarnya
Hatta ini kan santri ya
Dari
Sumatera Barat
Itu sama dengan hadis nabi itu
Yang bunyinya
Sebaik-baik perjuangan itu
Berkata yang benar
Di depan pemimpin yang
Jair itu apa ya
Jangan diartikan yang aslinya
Jair
Berkata yang benar di depan pemimpin yang
Jangan hanya memuji
Itu kalau hanya memuji bisa sehingga
Ya
Gimana ya
Kalau orang datang hanya datang untuk memuji
Apalagi kalau itu
Tokoh-tokoh agama
Tokoh ormas atau apa gitu
Nah Pak Mahfud menunjukkan tokoh ormas
Saya teringat Pak ketika peristiwa
Meninggalnya Afan itu lalu tiba-tiba kita
Lihat Pak Presiden itu Pak Prabowo
Itu rupanya memanggil kurang lebih 16an
Tokoh ormas Islam Pak
Di DPR artinya
Pak Presiden itu melihat bahwa
Peran tokoh ormas ini begitu penting
Dengan umat kira-kira sehingga
Dalam situasi begitu perlu diajak
Mereka bicara Pak Mahfud melihat itu sebagai
Sebuah strategi yang tepat atau bagaimana
Itu perbuatan
Bagus, mulia
Tapi
Menurut saya tidak tepat
Karena? Pertama
Isunya ini bukan isu masalah agama
Wow kemarahan publik
Ini soal
Yang protes-protes itu bukan
Bukan gerakan keagamaan
Santri atau apa gitu, santri-santri
Tidak ikutin, ini orang yang
Merasa hidupnya tertekan
Lalu dipanggil
Tokoh-tokoh agama itu
Bukan orangnya
Gitu, putusan kayak kemarin
Aja buat kebijakan
Hentikan ini, saya akan melakukan ini
Dalam beberapa hari ke depan, nah itu yang sudah
Dilihatkan tapi baru menghentikan
Jalannya, itu
Keliru, coba memanggil 16
Ormas Islam
Disitu kelihatan sekali, Ormas Islam
Bicara apa disitu, kaitannya dengan
Ini semua, tidak ada
Apalagi belakangan orang mengkritik Pak Ormas Islam
Itu makin jauh dengan umat yang malah lebih dekat dengan
Yang selama ini kan kita dengarkan
Maaf, saya
Minta maaf ya kepada Ormas Islam
Sekarang Ormas Islam itu
Sudah tidak menjadi rujukan, banyak yang
Tidak menjadi rujukan
Ormas Islam itu
Tugasnya kan sebenarnya amar makruh
Nahi mungkar
Sekarang tidak ada Ormas yang berani melakukan
Nahi mungkar, semua amar makruh
Semua amar makruh
Semua amar makruh, dan bahkan ada
Isu-isu menitip jatah
Untuk calon menteri, calon pejabat
Itu Ormas
Itu kan tugasnya Parkol yang dibikin
Tapi, saya tidak melihat
Ormas yang melakukan nahi mungkar
Sehingga kok, dia bilang apa
Ke istana, tidak berani bernahi mungkar
Tidak berani bicara benar
Hanya menasihati, kalau menasihati
Tidak usah ulama
Kan gitu
Juga sekarang tidak ada
Keseimbangan antara
Ma'idhah Hasanah dan Uswatun Hasanah
Yang seharusnya dilakukan oleh Ormas Islam
Ma'idhah Hasanah itu
Memberikan nasihat-nasihat
Yang baik, seperti amar makruh
Lalu diikuti dengan
Keteladanan, Uswatun Hasanah
Ini tidak ada
Bahkan selain netip-netip menteri
Sekarang banyak katanya Ormas yang
Yang bingung nih
Kenapa bingung?
Kadernya terlibat perupsi juga
Sehingga ini harus diselamatkan ini
Karena juga ada yang
Nepotisme, ada gurauan
Jadi cerita baik
Ada orang-orang di situ
Lari-lari, eh
Ditanya, kamu kok
Masih sain, kan sudah pusa
Selesai haji, eh bukan sain
Dikejar kapika saya
Ini buyuran di tengah masyarakat
Sudah kelar, sudah pulang sampai sini, masih sain
Saya minta maaf ya
Ormas sekarang ini
Dulu betul-betul menjadi pembimbing
Kepada kita semua
Sekarang sudah ikut
Ke pembagian kue politik
Itu tidak sehat
Orang pasti ikut pemilu
Mencari elektoran ke situ, tapi
Mohon maaf
Tolong bimbing bangsa ini dengan
Sebaik-baiknya
Kalau ormas Islam ya bekerja lah
Membimbing umat
Tidak mencari fasilitas-fasilitas
Dulu ormas-ormas itu dipimpin oleh
Orang yang sangat sederhana
Santun
Memberi contoh
Berani menegur itu salah
Nah sekarang hanya moji
Kan tidak bisa begitu
Rakyat kehilangan pedangan
Umat kehilangan pedangan kalau begitu
Gitu
Saya mau agak menarik sedikit
Mundur lagi ngeliat Pak Mahfud
Saya jadi sadar Pak Mahfud menunjukkan bahwa
Ini sungguh-sungguh
Dari hati nurani Pak Mahfud menyampaikan itu