PASPOR CHINA DIBOIKOT SECARA GLOBAL, WISATAWAN CHINA DIPERMALUKAN SEPERTI PENJAHAT

PASPOR CHINA DIBOIKOT SECARA GLOBAL, WISATAWAN CHINA DIPERMALUKAN SEPERTI PENJAHAT

D
13 Tayangan video·17 Okt 2025

Paspor China dilaporkan menimbulkan kecurigaan global, bertentangan dengan propaganda PKC yang mengklaim akses luas. Banyak warga negara China melaporkan menghadapi interogasi yang memalukan di bea cukai, penolakan visa, dan diskriminasi, merasa dipermalukan dan diremehkan di luar negeri. Paspor tersebut dipandang sebagai simbol reputasi global negara yang buruk, terutama dibandingkan dengan paspor Taiwan yang menawarkan perjalanan bebas visa ke lebih dari 140 negara.

Pelancong China mengalami kesulitan bahkan di negara-negara bebas visa. Contohnya termasuk penolakan masuk ke Singapura dan insiden perlawanan yang berujung pada deportasi dan hukuman penjara, serta diperas di bandara seperti di Kairo.

Kesulitan juga terjadi di dalam negeri, dengan pembatasan yang semakin ketat untuk mengajukan atau memperpanjang paspor, bahkan untuk warga lanjut usia. Sejak Juli, pembatasan keluar China telah diperketat, dan pegawai pemerintah serta sektor keuangan diperintahkan untuk menyerahkan paspor mereka kepada bank/atasan, membatasi hak perjalanan mereka, sebuah praktik yang dimulai dua tahun lalu.

Meskipun terjadi peningkatan besar dalam perjalanan ke Asia Tenggara, perdebatan tentang nilai paspor China muncul kembali setelah perbandingan viral dengan paspor AS, di mana paspor China menekankan kepatuhan pada hukum setempat, yang diyakini banyak warga negara mencerminkan kurangnya dukungan negara. Beberapa pengacara menganggap praktik penyitaan paspor sebagai pelanggaran hak asasi manusia mendasar.