MIMPI CHINA BERAKHIR, SEMUA KELAS SOSIAL MENANGIS! KEBANGKRUTAN DAN PENGANGGURAN DI MANA-MANA

MIMPI CHINA BERAKHIR, SEMUA KELAS SOSIAL MENANGIS! KEBANGKRUTAN DAN PENGANGGURAN DI MANA-MANA

D
155 Tayangan video·20 Agu 2025

Dalam artikel ini, kondisi ekonomi China digambarkan sebagai bencana yang memilukan, di mana semua kelas sosial terpengaruh. Tingkat pengangguran meroket dan banyak perusahaan bangkrut, memaksa orang berjuang untuk bertahan hidup. Penulis, seorang lulusan 2024, mengalami 11 kali perpindahan pekerjaan dalam waktu setengah tahun, dengan empat di antaranya bukan atas kemauannya karena perusahaan tutup. Situasi ini, menurut penulis, bukan sekadar penurunan ekonomi, melainkan "akhir" atau "keruntuhan".

Berbagai tanda kemerosotan terlihat di mana mana: lokasi konstruksi di Wuhan dan hotel bintang lima gulung tikar, bisnis bisnis di Jalan Gfang distrik Yan Hu, Shani, banyak yang tutup dengan papan "disewakan" yang bertebaran. Toko toko ritel, dari supermarket hingga toko pakaian, juga menghilang satu per satu. Fenomena ini membuat orang orang, termasuk lulusan universitas elit, terpaksa mengambil pekerjaan dengan gaji rendah seperti kurir atau bahkan mengais sampah.

Para pegawai negeri, guru, dan bahkan lulusan magister pun mengalami pemotongan gaji atau tidak dibayar sama sekali. Hal ini menyebabkan banyak orang putus asa, menyadari bahwa janji janji pemerintah terkait jaminan sosial dan pensiun hanyalah ilusi. Bahkan selebriti pun harus beralih menjadi live streamer untuk menjual barang, mencerminkan krisis yang melanda semua lapisan masyarakat. Artikel ini menyimpulkan bahwa keajaiban China yang disebut sebut selama ini hanyalah fatamorgana yang dibangun di atas modal asing dan kerja keras rakyat biasa, dan kini sistem tersebut runtuh.