
PENUTUPAN MENDADAK KOTA XIAMEN – LARANGAN KELUAR NEGERI MEMICU KEPANIKAN
Kota Xiamen, Provinsi Fujian, tiba-tiba ditutup secara mendadak pada akhir pekan di bulan Juni 2025, tanpa pemberitahuan atau penjelasan resmi. Semua jalur keluar kota diblokir, dan banyak individu yang bersiap untuk meninggalkan negara itu dipanggil untuk diinterogasi. Insiden ini memicu kepanikan di kalangan warga kelas menengah dan atas, yang menemukan paspor mereka tidak dapat diterbitkan dan transaksi mata uang asing dibekukan. Banyak yang telah berhenti dari pekerjaan dan menjual rumah, kini terjebak dalam ketidakpastian. Bahkan warga negara asing di Xiamen merasa takut untuk berbicara. Profesor universitas yang memposting tentang kebebasan dilaporkan menghilang. Penguncian ini, yang digambarkan sebagai "pengepungan modern", tampaknya merupakan upaya sistematis untuk mencegah orang meninggalkan negara itu dan memerangi pelarian modal
