Praktik Baik Peduli Lingkungan Hadibotik - #kidnessiscool
SMPN1 PRAMBON
255 pengikut
Praktik Baik Peduli Lingkungan Hadibotik - #kidnessiscool
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan, nama saya Sidiq Borotul Ainia, guru matematika dari SMP Negeri 1, Prambon.
Pada kesempatan ini, saya akan membagikan sedikit cerita mengenai praktik baik yang saya lakukan di sekolah,
yaitu kegiatan peduli lingkungan melalui P5 Hadi Botik.
Saat ini, pendidikan di Indonesia telah menerapkan kuripulum merdeka.
Hal ini sesuai dengan visi pendidikan Indonesia,
yaitu mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui keciptanya Pelajar Pancasila.
Upaya untuk mewujudkannya adalah dengan menerapkan proyek penguatan profil Pelajar Pancasila atau P5.
P5 adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi kehadapan.
Dalam penerapan P5 tidak hanya berfokus pada hasil ataupun produk akhir,
tetapi alur dan proses yang dijalani setiap peserta didi dalam menyelesaikan masalah pada proyek merupakan hal utamanya.
Oleh karena itu, di SMP Negeri 1 Prambon memilih tema Gaya Hidup Berkelanjutan
yang berfokus pada pemuatan karakter kebudayaan lingkungan yang relevan
dengan misi sekolah dan permasalahan yang terjadi di lingkungan sekolah kami.
Sekolah sebagai institusi pendidikan memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi generasi muda
tentang kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan, keberlanjutan lingkungan, dan pengelolaan sampah yang baik.
Hal ini mendorong seluruh elemen SMP Negeri 1 Prambon untuk saling berkolaborasi
dalam membentuk program Sekolah Minim Sampah.
Program Sekolah Minim Sampah yang dibentuk bertujuan untuk meningkatkan pembahaman siswa
dan seluruh warga sekolah tentang pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap lingkungan.
Selain itu, menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle
dan juga mendorong partisipasi seluruh elemen sekolah dalam kegiatan pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
Berahkan dari permasalahan di atas, maka saya melakukan praktik baik yang diberi nama Hadip Gotik.
Kegiatan pembuatan Hadip Gotik dimulai dengan peserta didik mengumpulkan sampah anorganik,
khususnya botol minuman kemasan dan sampah plastik yang ada di lingkungan sekitar sekolah.
Kemudian proses dilanjutkan dengan memastikan botol dalam keadaan kering
dan memastikan sampah plastik dalam keadaan bersih.
Setelah itu, peserta didik memotong sampah plastik menjadi ukuran-ukuran yang kecil,
kemudian memasukkan ke dalam botol yang sudah dikeringkan.
Pada saat peserta didik memasukkan potongan sampah ke dalam botol yang sudah kering,
kemudian proses dilanjutkan dengan memadatkan sampah yang ada pada botol menggunakan potongan besi atau kayu.
Botol-botol yang sudah terisi penuh dengan potongan sampah plastik kemudian dirangkai
sehingga menjadi kursi sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
Kursi hasil karya peserta didik diletakkan di beberapa sudut sekolah,
contohnya ruang perpustakaan, ruang beker, ruang TU, ruang kepala sekolah, dan ruangan-ruangan yang lainnya,
sehingga tidak hanya mendapatkan ilmu, namun peserta didik juga mendapatkan pebelajaran yang bermakna dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Pembuatan hari gotik tersebut juga mengakibatkan berkurangnya sampahan organik yang ada di lingkungan sekolah,
sehingga sekolah terlihat lebih indah dan bersih.
Demikian cerita singkat saya tentang pengalaman praktik baik yang saya lakukan di SMP Netri Satu Prambon.
Semoga dari apa yang saya sampaikan bisa menginspirasi kepada Pak Ibu Kuru Hebat untuk terus berkarya dan berinovasi.
Saya akhiri. Wassalamualaikum Wr. Wb.
