
"Drone Ukraina Hantam Pabrik Bahan Peledak Rusia: Bukti Keterlibatan Korea Utara Terungkap!"
Pada tanggal 20 Oktober 2024, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, secara aktif mencari dukungan internasional, terutama dari negara-negara yang mengakui keterlibatan Korea Utara dalam perang Rusia-Ukraina. Para ahli berpendapat bahwa Kim Jong Un memiliki ambisi yang lebih besar dalam konflik ini, dan Korea Selatan tengah mempertimbangkan kerja sama militer dengan Ukraina, termasuk pengiriman senjata. Zelensky secara terbuka menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin negara yang mendiskusikan peningkatan kerja sama perang, dan ia mengharapkan tanggapan yang tegas dari para mitra internasional. Keterlibatan Korea Utara dinilai hanya akan memperpanjang konflik dan tidak menguntungkan pihak manapun.
Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, melalui platform X (sebelumnya Twitter), menyatakan bahwa keterlibatan militer Korea Utara dalam perang Ukraina merupakan eskalasi serius. Meskipun demikian, menurut Zhou Ziding, seorang blogger militer terkemuka, meskipun partisipasi Korea Utara menjadi perhatian, masalah nuklir Korea Utara masih merupakan ancaman yang lebih besar. Ia menambahkan bahwa NATO saat ini tidak memiliki strategi efektif untuk menghadapi ancaman ini dan tidak yakin akan adanya tindakan kuat dari NATO untuk mengekang keterlibatan Korea Utara.
#perang
#rusiavsukraina
#koreautara
