
Purbayan Tourism Village
Kampung Wisata Purbayan, Jadi Pilihan Saat Lebaran
Oleh: Dyan Parwanto
Editor: Mahadevi Pramitha
19 Apr 2024
Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Berwisata ke Yogyakarta nampaknya kurang lengkap ketika tidak mengunjungi sejumlah destinasi kampung wisata (Kamwis) yang ada. Salah satunya kampung wisata Purbayan yang ada di Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta.
Selain menikmati kekhasan kampung wisata yang ada di Yogyakarta, wisatawan juga dapat menikmati story telling yang disuguhkan dari kampung tersebut. Di mana cerita panjang kerajaan Mataram Islam bermula dari Kotagede.
Ketua Kampung Wisata Purbayan Ruli Setiawan mengatakan, pada momen libur lebaran tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan meningkat. Meski diakui Ruli, jumlah tersebut tidak signifikan dan hanya mencapai 1.966 orang.
"Destinasi yang paling banyak dikunjungi adalah Masjid Besar Mataram yang ada di kawasan Kotagede," kata Ruli, Jumat (19/4/2024).
Dikutip dari laman Kemenparekraf, dari timeline sejarah kerajaan Mataram Islam, hal pertama yang dibangun saat berdirinya Kutagede/Kutha Gedhe/Kotagede adalah pasar Legi Kotagede.
"Nama Purbayan sendiri berasal dari nama pangeran Purbaya yang merupakan salah seorang anak dari Panembahan Senopati, Raja Mataram Islam yang pertama (1586-1601)," dikutip dari https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/kamwis_purbayan.
Ruli menyebutkan, pada momen lebaran selain Masjid Gedhe Mataram Kotagede, wisatawan juga mengunjungi sejumlah pusat oleh-oleh kerajinan perak yang ada di kampung tersebut.
“Semoga tidak hanya saat libur lebaran saja Kamwis Purbayan dikunjungi wisatawan, tetapi disaat hari-hari biasa atau saat libur kerja wisatawan bisa mengunjungi dan menikmati wisata yang ada di Kamwis Purbayan,” ujar Ruli.
Purbayan Tourism Village, a Choice During Eid
By: Dyan Parwanto
Editor: Mahadevi Pramitha
19 Apr 2024
Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Traveling to Yogyakarta seems incomplete without visiting a number of tourist village (Kamwis) destinations. One of them is the Purbayan tourist village in Kemantren Kotagede, Yogyakarta City.
In addition to enjoying the uniqueness of the tourist village in Yogyakarta, tourists can also enjoy the story telling presented by the village. Where the long story of the Islamic Mataram kingdom began in Kotagede.
The Head of the Purbayan Tourism Village, Ruli Setiawan, said that during this year's Eid holiday, the number of tourist visits increased. Although Ruli admitted that the number was not significant and only reached 1,966 people.
"The most visited destination is the Mataram Grand Mosque in the Kotagede area," said Ruli, Friday (19/4/2024).
Quoted from the Kemenparekraf page, from the timeline of the history of the Islamic Mataram kingdom, the first thing built when Kutagede/Kutha Gedhe/Kotagede was founded was the Legi Kotagede market.
"The name Purbayan itself comes from the name of Prince Purbaya who was one of the children of Panembahan Senopati, the first King of Islamic Mataram (1586-1601)," quoted from https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/kamwis_purbayan.
Ruli said, during the Eid moment, apart from the Great Mosque of Mataram Kotagede, tourists also visit a number of silver craft souvenir centers in the village.
"Hopefully, not only during the Eid holidays, Kamwis Purbayan will be visited by tourists, but on ordinary days or during work holidays, tourists can visit and enjoy the tourism in Kamwis Purbayan," said Ruli.
#DuniaBersih
#Kebaikanitukeren
#KindnessIsCool
#Ganjing World
#Influencer
#GJW
#GJWmotivation
#Education
#Ganjing World Stories
#GanJing.com
#Ganjingcampus
#Spiritual
#4thofJuly
#budaya
#senibudaya
#Indonesiaku
#FascinatingCity
##FallFoliage
