
Sejarah Perang Salib : Konsekuensi dan Dampaknya
Pada awal abad ke-11 M, di kawasan Eropa dan Timur Tengah terjadi sebuah perang besar dan berkepanjangan yang dikenal dengan istilah Perang Salib.
Pada hakikatnya, Perang Salib bukanlah perang yang didasarkan karena adanya konflik agama, tetapi lebih kepada perebutan kekuasaan antara Kekaisaran Romawi Timur atau Kekaisaran Bizantium dan kaum muslimin. Secara umum, latar belakang pecahnya Perang Salib, yaitu : Masyarakat Kristen kehilangan kebebasan dan keamanan untuk beribadah di tanah suci Yerussalem.
Perang Salib adalah serangkaian pertempuran antara kekuatan Eropa melawan kekuatan muslim pada abad pertengahan. Kampanye militer yang berlangsung hampir dua abad ini diprakarsai, didukung, dan diarahkan oleh Gereja Katolik Roma.
Tujuan utama Perang Salib adalah untuk merebut Yerusalem dan Tanah Suci (sekarang Palestina, Israel, sebagian Lebanon dan Yordania) dari tangan umat Islam.
Selain itu, perang ini juga disebabkan oleh beberapa faktor lain, seperti agama, politik, dan sosial-ekonomi.
#Pencerahan
#Misteri
#MataKetiga
