
Bumi Adalah Medan Uji Coba ? Pembersihan Spesies Periode Kapur ! Siapa Bermain di Balik Semua Ini ?
Pada 2012 lalu, para ilmuwan di Laboratorium Nasional Los Alamos, Amerika Serikat mensimulasikan dampak hantaman asteroid menggunakan superkomputer Berbasiskan Blue Gene/Q.
Ini adalah superkomputer paling canggih di dunia pada saat itu. Para ilmuwan menyimpulkan bahwa dalam dua menit setelah asteroid menghantam bumi, batu besar dengan diameter lebih dari 10 kilometer ini akan lebih dulu menghantam kerak bumi dan menghasilkan kawah yang dalam sekitar 20 kilometer, dan pada saat yang sama menghempaskan sekitar 20 triliun ton serpihan ke atmosfer.
Energi yang dilepaskan dari akibat hantaman asteroid ini lebih dari 1 miliar bom atom Hiroshima, namun, ledakan ini tidak membentuk awan jamur, tetapi akan menghasilkan blowout atau semburan tak terkendali di atmosfer.
Semburan ini tidak terlihat mengerikan seperti awan jamur dari ledakan nuklir, tetapi daya hancurnya sangat kuat, karena lelehan suhu tinggi yang dikandungnya beberapa kali jauh lebih panas dari suhu permukaan matahari.
Lelehan panas akan terlontar ke udara seperti pistol air bertekanan tinggi, dan akan membakar segala sesuatu dalam radius 1.600 kilometer, diikuti oleh kerucut terbalik yang menjulang tinggi ke angkasa. Komposisinya adalah batuan cair bersuhu ultra tinggi, dan menyemburkan serpihan kaca panas ke luar.
Kaca-kaca yang menutupi seluruh Belahan Bumi Barat ini menyebabkan penurunan suhu global secara tiba-tiba. Dan bumi pun memasuki zaman es. Bahkan, meski pun makhluk yang selamat dari hantaman asteroid juga tidak mampu menahan dingin yang ekstrim, hingga akhirnya musnah.
#Pencerahan
#Misteri
#MataKetiga
