Sebuah studi baru menyimpulkan bahwa peristiwa pembalikan medan magnet bumi yang terjadi sekitar 4,2 ribu tahun silam itu kemungkinan yang menyebabkan punahnya bangsa Neanderthal. Dilihat dari pergeseran cepat kutub utara magnet, para ilmuwan menduga bahwa pembalikan geomagnetik siklus baru kembali berlangsung. Ilmuwan tahu bahwa kutub utara dan selatan medan magnet bumi tidak hanya berubah sewaktu-waktu, tetapi bahkan terjadi pembalikan total.
Salam Pemirsa
Jumpa lagi di channel Mata Ketiga
Terima kasih untuk Anda pemirsa setia yang mengikuti dan menonton inspirasi Mata Ketiga
Pada episode Mata Ketiga kali ini
Mata Ketiga akan mengupas tentang penyebab bunahnya bangsa Neanderthal
Sebuah studi baru menyimpulkan
bahwa peristiwa pembalikan medan magnet bumi
yang terjadi sekitar 4,2 ribu tahun silam itu
kemungkinan yang menyebabkan bunahnya bangsa Neanderthal
Dilihat dari pergeseran cepat kutub utara magnet
para ilmuwan menduga
bahwa pembalikan geomagnetik siklus baru kembali berlangsung
Ilmuwan tahu bahwa kutub utara dan selatan medan magnet bumi
tidak hanya berubah sewaktu-waktu
tetapi bahkan terjadi pembalikan total
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Science pada 19 Februari menunjukkan
bahwa pembalikan geomagnetik 42 ribu tahun lalu berlangsung sekitar seribu tahun
Selama periode ini
medan magnet bumi melemah hingga hampir menghilang
sejumlah besar sinar kosmik mengikis lapisan ozon
mengakibatkan peningkatan yang signifikan pada sinar ultraviolet yang mencapai tanah
Perubahan iklim pada saat itu mungkin juga menyebabkan
penebalan es di Amerika Utara dan kekiringan di Australia
yang menyebabkan banyak binatang mamalia besar punah
Mungkin juga ada serangan badai matahari
yang menyebabkan manusia pada umumnya berpindah hidup ke dalam gua-gua
Studi ini berpendapat
bahwa perubahan iklim yang terjadi waktu itu menyebabkan kepunahan bangsa Neandertal
Dalam hal ini, para ilmuwan memiliki perbedaan pendapat
Beberapa penelitian percaya bahwa kepunahan Neandertal terjadi secara bertahap
Seiring dengan penurunan populasi
mereka kemudian berasimilasi dengan manusia modern dan menghilang
atau tidak dapat bertahan hidup akibat populasinya sangat kecil
Penelitian lain percaya
bahwa karena perkembang biakan manusia modern di Eropa
Bangsa Neandertal punah karena kalah dalam bersaing dengan manusia modern
dalam mendapatkan sumber daya
Namun tidak peduli bagaimana kita melihatnya
Bangsa Neandertal punah setelah pembalikan geomagnetik 42.000 tahun yang lalu
adalah sebuah kenyataan
Bukti utama dari penelitian ini termasuk cincin tahunan pohon kauri
yang hidup di New Zealand 42.000 tahun lalu
yang mencatat tingkat historis radiokarbon
yang menunjukkan bahwa selama periode sejarah itu
tingkat radiasi meningkat secara signifikan
Para ilmuwan telah menemukan bahwa kutub magnet bumi
telah berbalik lebih dari sekali dalam sejarah
Sebuah survei geologi di Inggris menunjukkan
bahwa kutub magnet bumi akan berputar sekali setiap beberapa juta tahun
Salah seorang peneliti yang merupakan ahli geosains
Selama proses pembalikan geomagnetik, medan magnet bumi hampir menghilang
Kondisi demikian menyebabkan bumi mendapat serangan
dari sejumlah besar partikel berenergi tinggi dari luar angkasa
Menurut penelaran, bangsa Neandertal pada saat itu
mungkin terpaksa bertahan hidup dengan pindah ke dalam gua
Memang studi menemukan bahwa pada periode pembalikan geomagnetik itu
bertepatan dengan periode meningkatnya secara signifikan
penggunaan gua-gua oleh manusia yang hidup pada waktu itu
baik di Eropa maupun Asia Tenggara
Gua-gua di daerah ini memiliki banyak sekali sidik telapak tangan merah
peninggalan dari sekitar 40 ribu tahun yang lalu
Para peneliti percaya bahwa pigment merah ini
mungkin saja merupakan pelembab kulit yang digunakan pada saat itu
Apakah putaran baru pembalikan geomagnetik sudah mendekat?
Para ilmuwan menemukan bahwa medan magnet bumi
telah melemah sekitar 9% dalam 170 tahun terakhir
dan kutub utara magnet sedang bergeser ke utara Rusia
dengan kecepatan 30 hingga 40 mil per tahun
lebih cepat daripada pergerakannya yang tercatat pada tahun 1990-an
Para peneliti menulis
ini mungkin berarti bahwa pembalikan geomagnetik putaran baru sedang berlangsung
pergeseran kutub magnet berdampak pada jaringan listrik dan jaringan satelit
bertambahnya kekuatan radiasi juga akan meningkatkan
kemungkinan manusia menderita kanker kulit
Namun para peneliti memperkirakan bahwa meski begitu
sekarang ini mungkin masih berada dalam tahap awal pembalikan
dan intensitas medan magnet bumi saat ini masih jauh lebih tinggi
daripada intensitas pembalikan kutub magnet terakhir
Nah pemirsa cukup sekian dulu topik mata ketiga hari ini
Jika Anda suka video saya
jangan lupa like, berlangganan, dan bagikan
Terima kasih atas perhatiannya dan sampai jumpa di episode selanjutnya
Salam