Komentar Presiden Prancis Terkait Taiwan, Dikecam

Apakah AS kehilangan sekutu lama? Itulah pertanyaannya, setelah komentar Presiden Prancis, Emmanuel Macron baru-baru ini, yang saat berbicara tentang Taiwan, berkata, negara-negara Eropa tidak mesti, dalam kata-katanya: "beradaptasi dengan ritme Amerika atau reaksi berlebihan China."
AS menanggapi. Aliansi Antar-Parlemen Atas China mengatakan tentang Macron: "Anda tidak berbicara untuk Eropa." Taiwan, juga memperhatikan.
Komentar Macron tentang Taiwan muncul setelah perjalanannya baru-baru ini ke China, meminta Xi Jinping untuk menengahi kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina. Ini terjadi saat China telah melakukan latihan militer di sekitar Taiwan selama akhir pekan, setelah kembalinya Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen dari Amerika Serikat, di mana dia bertemu dengan Ketua DPR AS, Kevin McCarthy.
-----
Support us by Joining NTD Fanclub, dapatkan T-Shirt NTD Fanclub, Coffee Mug dan kesempatan pasang iklan di Youtube NTD yang ditonton ribuan viewers. Info lebih lanjut ☛ https://bit.ly/ntdfanclub
Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/
Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/
Terhubung dengan kami di Ganjing World ☛
https://www.ganjingworld.com/channel/u7SnRLmAnT8ee
Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578
Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/
Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd
Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia
Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan
#prancis #eropa #china #amerika #perang #taiwan #adidaya #cina #tiongkok #prancis #ukraina #rusia #demokrasi #otoriter
