TANGKIL KE PURA BUK JAMBE

TANGKIL KE PURA BUK JAMBE

M
MANUH BALI CHANNEL
33 Tayangan video·3 Jul 2026

Menurut catatan sejarah yang tertuang dalam Kementerian Agama Bali, keberadaan pura ini berawal dari kedatangan Dang Hyang Nirartha ke wilayah tersebut. Dahulu, sebelum wilayah tersebut dikenal sebagai Desa Mas, daerah itu dinamai Tegal Tajun.
Tempat Peristirahat: Dang Hyang Nirartha beristirahat di bawah pohon beringin suci, yang juga menjadi tempat istirahat penguasa setempat, Pangeran Bendesa Manik Mas.
Asal-usul Nama: Saat beristirahat, pendeta suci menyirih (nginang) dan membuang sisa ampas sirih serta buah pinang (jambe) di bawah pohon tersebut. Karena bekas kunyahan pinang tersebut menumpuk sangat banyak di bawah pohon beringin (jambe ne sekadi buk akeh nyane), tempat tersebut akhirnya dinamakan Buk Jambe.
Penyatuan Spiritual: Di lokasi ini pula terjadi dialog spiritual antara Dang Hyang Nirartha dan Bendesa Manik Mas. Pertemuan ini berujung pada diangkatnya Dang Hyang Nirartha sebagai Guru Spiritual (Nabe) oleh Bendesa Manik Mas.Pembangunan Pura: Sebagai bentuk penghormatan, dibangunlah pasraman yang kini menjadi Pura Taman Pule di area atas, serta Pura Buk Jambe di area bawah dekat pohon beringin tersebut