
MC Menjelaskan tentang Kesuksesan Shen Yun Performing Arts
Jurnalisme, atau kampanye politik yang berpihak pada musuh asing? The New York Times telah menerbitkan 10 artikel dalam lima bulan, menargetkan perusahaan tari kelas dunia, Shen Yun Performing Arts. Perusahaan seni ini berkeliling dunia dengan misi untuk menghidupkan kembali budaya tradisional China, serta meningkatkan kesadaran akan kelompok agama yang dianiaya secara brutal di China.
Baru-baru ini, surat kabar The New York Times, memutuskan untuk membidik pertumbuhan pesat Shen Yun dan sensasi bisnisnya. Beberapa analis China memperingatkan, serangkaian artikel tersebut dapat membantu penindasan transnasional Beijing, terhadap mereka yang melarikan diri dari kekuasaan komunisnya.
Perusahaan pertunjukan itu memiliki dua tujuan utama, satu adalah untuk memberi tahu dunia tentang penganiayaan terhadap Falun Gong, tapi sebenarnya itu bukan tujuan utama, tujuan utamanya adalah untuk menghidupkan kembali budaya tradisional China, yang telah ditekan oleh Partai Komunis China di China selama beberapa dekade.
Serangkaian artikel The New York Times muncul ketika kelompok Hak Asasi Manusia menerbitkan sebuah dokumen yang bocor dari Beijing tahun lalu. Di dalam dokumen, rezim komunis China memaparkan rencananya untuk memberantas kelompok keyakinan Falun Gong di luar negeri, khusunya di AS, mengutip, “dengan cara apa pun yang diperlukan.”
Surat kabar tersebut telah menerbitkan artikel-artikel sepihak terhadap perusahaan tari Shen Yun sejak Agustus lalu, melukiskan perusahaan dan keyakinan kepercayaan anggotanya dalam cahaya yang negatif.
Frekuensi dan sudut pandang laporan The New York Times menimbulkan pertanyaan, tentang di mana surat kabar tersebut berdiri, dalam hal kampanye penindasan transnasional Beijing.
Tahun lalu, departemen kehakiman AS mendakwa setidaknya sembilan orang, karena bertindak sebagai agen asing atas nama partai Komunis China, itu mencakup mantan asisten utama untuk dua gubernur saat ini dan mantan gubernur, Linda Sun. Satu lagi bernama Chen Jun, yang saat ini menjalani hukuman 20 bulan di penjara, setelah dia mencoba menyuap IRS, untuk membatalkan status nirlaba Shen Yun.
----
Support us by Joining NTD Fanclub, dapatkan T-Shirt NTD Fanclub, Coffee Mug dan kesempatan pasang iklan di Youtube NTD yang ditonton ribuan viewers. Info lebih lanjut ☛ https://bit.ly/ntdfanclub
Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/
Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/
Terhubung dengan kami di Ganjing World ☛
https://www.ganjingworld.com/channel/u7SnRLmAnT8ee
Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578
Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/
Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd
Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia
Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan
#shenyun #thenewyorktimes #newyorktimes ancaman #falungong #falundafa #china #cina #tiongkok #partaikomunistiongkok #partaikomuniscina #penindasan #penganiayaan #kampanye #kebebasan #transnasional
