Rupa Buruk PKT 8: Merebut dan Menjalankan Kekuasaan dengan Gaya Preman | Serial Khusus

Rupa Buruk PKT 8: Merebut dan Menjalankan Kekuasaan dengan Gaya Preman | Serial Khusus

N
NTD Indonesia
18 Tayangan video·12 Des 2024  #preman #berandal #china

Sejak berdirinya PKT pada tahun 1921 hingga 1949, selama 28 tahun itu, PKT hanya melakukan satu hal utama: menghalalkan segala cara meruntuhkan pemerintahan sah Tiongkok—Republik Tiongkok. Karena keterbatasan ruang, di sini hanya akan dibahas tiga poin:

Pertama: mempertahankan Uni Soviet dengan kekuatan bersenjata.
Setelah berdirinya PKT, ia menjadi salah satu cabang Komintern yang dikendalikan oleh Partai Komunis Uni Soviet (PKUS). Pendanaan PKT sebagian besar berasal dari Uni Soviet. Pengangkatan dan pemberhentian pemimpin PKT serta perumusan arah, haluan, dan kebijakan politik semuanya diputuskan oleh PKUS.

Pada tahun 1929, ketika Republik Tiongkok merebut kembali kedaulatan di Jalur Kereta Api Timur, tentara Soviet melakukan invasi besar-besaran; sebaliknya PKT secara aktif merespons seruan Stalin untuk "mempertahankan Uni Soviet dengan kekuatan bersenjata" pemimpin PKT saat itu Chen Duxiu, menentangnya dan dipecat dari partai PKT bahkan membantu tentara Soviet melawan rakyat Tiongkok.

Kedua: menggalakkan “Kemerdekaan Komunis”, mempromosikan kemerdekaan bagi etnis minoritas.
Setelah "Insiden Mukden 18 September" pada tahun 1931, Jepang menginvasi dan menduduki tiga provinsi timur laut Tiongkok. Menghadapi krisis nasional, pada tgl 7 November 1931, PKT di bawah kendali PKUS, di Ruijin, Provinsi Jiangxi, dalam wilayah Republik Tiongkok mendirikan "negara di dalam negara”, yakni Republik Soviet Tiongkok. "Konstitusi"-nya mendukung pembentukan negara Merdeka bagi semua etnis minoritas di Republik Tiongkok.

Ketiga, berkolusi dengan penjajah Jepang. Selama 8 tahun Perang Anti-Jepang, para perwira dan tentara Nasionalis “berjuang hingga tetes darah terakhir”, menjalani pertempuran berdarah dan menderita banyak korban. Namun PKT sebaliknya malah: 10 persen melawan Jepang, 20 persen menangani situasi, 100 persen propaganda, dan totalitas penuh untuk mengembangkan diri. PKT bahkan secara khusus berkolusi dengan penjajah Jepang, tidak menyerang Jepang, tapi melawan tentara Nasionalis.

Mao Zedong sering berterima kasih kepada Jepang semasa hidupnya, dengan menyatakan bahwa "militer Jepang membawa manfaat besar bagi Tiongkok, sehingga memungkinkan rakyat Tiongkok merebut kekuasaan, tanpa tentara kekaisaran kalian, mustahil bagi kami untuk merebut kekuasaan."

Dari tahun 1949 hingga sekarang, selama 75 tahun, PKT hanya melakukan satu hal utama, menghalalkan segala cara mempertahankan kekuasaan totaliter PKT.

Playlist Seri Menyingkap Rupa Buruk PKT ☛ https://www.youtube.com/playlist?list=PL4hSXHk0uIiMFWuv0TSx0Mq7Zbw6m-OvS

Saksikan juga seri video lainnya:

Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis ☛ https://www.youtube.com/playlist?list=PL4hSXHk0uIiPtSDRtzd_upyDqBElyGZcT

Serial Khusus: Tujuan Terakhir dari Paham Komunis ☛ https://www.youtube.com/playlist?list=PL4hSXHk0uIiM7sPPK1hsf-svtwuCutIB6

Bagaimana Roh Jahat Komunisme Menguasai Dunia Kita ☛ https://www.youtube.com/playlist?list=PL4hSXHk0uIiPa4HtOE6hxTJ5W7PuB9kNp

-----

Support us by Joining NTD Fanclub, dapatkan T-Shirt NTD Fanclub, Coffee Mug dan kesempatan pasang iklan di Youtube NTD yang ditonton ribuan viewers. Info lebih lanjut ☛ https://bit.ly/ntdfanclub
Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/
Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/
Terhubung dengan kami di Ganjing World ☛
https://www.ganjingworld.com/channel/u7SnRLmAnT8ee
Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578
Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/
Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd
Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia
Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan

#preman #berandal #china #berandalan #partaikomunistiongkok #partaikomunischina #cina #tiongkok #otoriter #kebebasan #komunis #komunisme #diktator #totalitarianism